Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan sepatu sandal wanita di salah satu industri rumahan yang ada di kawasan Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/2/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Industri rumahan sandal wanita yang menggunakan merek Karlyn ini mempekerjakan puluhan pekerja. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Rata-rata pekerja direkrut dari warga sekitar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Puluhan pekerja ini terbagi dalam beberapa kelompok produksi sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Di antaranya terbagi dalam kelompok proses pembuatan, pengendalian kualitas, dan pengemasan hingga pemasaran yang dilakukan secara live shopping. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dalam sebulannya, rata-rata Karlyn berhasil menjual 3.000 pasang sandal. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Di hari-hari tertentu atau peak day, penjualan Karlyn bisa mencapai 500 pasang per hari. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Bahkan saat promo Big Ramadan Sale, angka penjualan bisa melonjak hingga 10 kali lipat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Memulai bisnisnya di usia 18 tahun sebagai reseller sepatu, Devin menjelma menjadi pengusaha brand sandal Karlyn. Ia pun memilih Shopee sebagai platform utama dalam pemasaran produk andalannya. (Liputan6.com/Herman Zakharia)