Ruang Ganti Manchester United Terbelah Lagi, Buntut Sikap Erik ten Hag ke 2 Pemain

Ruang ganti Manchester United kembali menghadapi gejolak di musim 2023/2024. Sejumlah pemain Setan Merah mulai terang-terangan memalingkan muka dari Erik ten Hag, buntut perlakuannya terhadap duo bintang MU Jadon Sancho dan Harry Maguire.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 03 November 2023, 12:00 WIB
Ruang ganti Manchester United kembali terbelah menjadi dua kubu di musim 2023/2024. Hal ini merupakan buntut dari ketidaksetujuan beberapa penggawa terhadap perlakuan tegas sang pelatih saat menangani pemain, utamanya Jadon Sancho dan Harry Maguire. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Ruang ganti Manchester United kembali menghadapi gejolak di musim 2023/2024. Sejumlah pemain Setan Merah mulai terang-terangan memalingkan muka dari Erik ten Hag, buntut perlakuannya terhadap duo bintang MU Jadon Sancho dan Harry Maguire.

Sebagaimana diketahui, Sancho hingga kini memang belum kembali ke skuad utama Manchester United. Ia terlibat perselisihan dengan eks juru taktik Ajax sejak tak dibawa bertandang ke markas Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris awal September lalu.

Jadon Sancho kala itu sempat mengunggah tanggapan kontroversial yang menyangkal pernyataan Ten Hag soal kurang baiknya kinerja sang pemain dalam sesi latihan. Ia juga mengaku sering dijadikan kambing hitam, yang membuat pelatih asal Belanda naik darah dan memarkirnya dari tim utama.

Mantan pemain Borussia Dortmund sejatinya sudah diberi ultimatum untuk mengajukan permohonan maaf agar bisa kembali bergabung bersama rekan-rekannya. Namun, Sancho masih bergeming dan ogah meminta maaf, walau sudah menghapus cuitannya di media sosial.

Sementara itu terkait Harry Maguire, bek internasional Inggris juga tergusur dalam kasta pemain favorit di lini belakang Setan Merah. Ia kalah saing dengan Lisandro Martinez dan Raphael Varane, sehingga kerap menjadi penghangat bangku cadangan musim lalu.

Maguire bahkan dilucuti dari posisinya sebagai kapten Manchester United pada musim panas. Ban kepemimpinan lantas diserahkan kepada Bruno Fernandes, dengan eks bintang Leicester City nyaris dilego ke West Ham lewat bursa transfer musim panas 2023.


Erik ten Hag Terkenal Keras

Manajer Manchester United (MU) Erik ten Hag. (Darren Staples / AFP)

Adapun Erik ten Hag sendiri memang cukup dikenal punya metode penanganan yang keras saat menghadapi pemain. Mantan juru taktik Ajax Amsterdam itu tak segan-segan memberi sanksi terhadap anak-anak asuhnya apabila terbukti melanggar aturan.

Contoh sikap keras Ten Hag terlihat dari caranya menangani megabintang Cristiano Ronaldo sebelum memutuskan pergi ke klub Arab Saudi tahun lalu.

Metro juga mencatat Erik ten Hag pernah mencadangkan Marcus Rashford akibat terlambat datang ke pertemuan tim, meski ia cukup difavoritkan lantaran punya kontribusi signifikan usai mencetak 30 gol dan 11 assists dari 56 laga di semua kompetisi musim lalu.

Lanjut Baca:

Sayangnya, metode keras yang diterapkan Erik ten Hag di Manchester United nampaknya tak lagi diterima dengan baik oleh para pemain Setan Merah. Laporan The Telegraph yang dilansir dari Metro mengeklaim sejumlah penggawa mulai mempertanyakan cara Ten Hag menangani anak-anak asuhnya, terutama yang menyangkut persoalan Sancho dan Harry Maguire. Beberapa anggota skuad Manchester United cenderung tidak setuju dengan perlakuan keras Ten Hag terhadap pemainnya sendiri dan merasa metode yang dia terapkan pada Sancho serta Maguire justru menyulitkan tim. Namun, terdapat pula beberapa nama di ruang ganti yang tetap memandang positif pendekatan tegas Erik ten Hag lantaran menilai hal itu perlu guna dilakukan mendongkrak klub dari keterpurukan saat ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya