Wacana Pindah ke PPP, Sandiaga Uno: Pengumuman Usai Ramadhan

Wacana kepindahan Sandiaga Uno dari Partai Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus menjadi perbincangan. Sandiaga mengaku mengaku rencana kepindahan tersebut menjadi keputusan yang berat untuk diambil.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 13 April 2023, 13:39 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Wacana kepindahan Sandiaga Uno dari Partai Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan terus menjadi perbincangan. Sandiaga mengaku mengaku rencana kepindahannya  untuk segera bergabung ke PPP tersebut menjadi keputusan yang berat untuk diambil.

Sandiaga meminta masyarakat harus bersabar, sebab ia akan berkontemplasi terlebih dahulu untuk sholat Istiqoroh meminta petunjuk Allah SWT atas keputusan final yang rencananya akan diumumkan setelah bulan Ramadhan 1444 Hijriah mendatang.

“Ini keputusan yang berat yang harus diambil, saya akan sholat Istiqoroh khusus pada 10 hari terakhir bulan Ramadan ini untuk memantapkan, Insyaallah habis lebaran sudah ada keputusan finalnya,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (13/4/2023).

Sandiaga Uno juga mengatakan, apabila keputusan tersebut sudah dilakukan, hal itu semua menjadi hal terbaik bagi masyarakat dan menjadi aspirasi dari masyarakat yang sangat bersemangat melakukan dan melanjutkan pembangunan.

“Terlebih kita saat ini di Aceh yang menjadi provinsi dengan potensi wisata halal yang sangat kuat sehingga masyarakat ingin perekonomiannya terus bergerak kunjungan wisatawan terus meningkat ini yang menjadi aspirasi masyarakat yang harus bisa ditangkap oleh pimpinan-pimpinan dari partai politik dan pemerintahan sehingga kontestasi yang kurang dari 9 bulan lagi bisa berjalan lancar,” katanya.

Terkait restu dari Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sandiaga meminta masyarakat untuk bersabar, lantaran saat ini momentum bulan Ramadan menjadi momentum terbaik untuk beribadah dan berjuang untuk masyarakat.

“Bisa ditanyakan ke Gerindra langsung, karena saya sebagai kader Gerindra sangat menghargai masukan, undangan dan pemikiran dari pimpinan-pimpinan partai politik,” katanya.

“Sekali lagi kita sabar, kita tunggu prosesnya karena kita harus menjaga etika politik dan memastikan etika politik kita ini penuh dengan kesantunan. Beliau negarawan yang saya sangat santuni dan hargai. Apa yang menjadi masukan dari beliau, pemikiran-pemikiran beliau menjadi masukan bagi saya untuk melangkah ke depan,” tambahnya lagi.

Beberapa hari kedepan, kata Sandiaga, dirinya akan bertafakur berkontemplasi. Dirinya juga tidak memasang target harus berpasangan dengan siapa dan menjadi apa saat Pemilu 2024 mendatang.

“Teman-teman saya harap bisa sabar. Saya tidak mematok-matokan harus kemana, semua yang saya lakukan ini murni berjuang untuk kepentingan masyarakat. Mereka ingin bangsa ini bisa lebih maju, memberikan kesejahteraan dan pembukaan lapangan kerja,” pungkasnya.

 

Gerindra Sebut Pengunduran Diri Sandiaga Uno Sudah Resmi

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco menyatakan Wakil Ketua Dewan Pembina Sandiaga Uno telah resmi berpamitan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Adapun perpisahan ini rencana Sandiaga untuk pindah ke PPP.

"Pak Sandi itu sudah pamit pada waktu itu kepada Pak Prabowo. Dan Pak Prabowo menyampaikan untuk kebaikan Sandi apakah itu sudah dipertimbangkan matang sudah dipikiran masak. Sebaiknya Pak Sandi memikirkan ulang untuk kebaikan dia kedepan," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/4/2023).

Saat ini, kata Dasco, bola berada di tangan Sandiaga. Menurutnya soal kapan dan bagaimana Sandiaga akan keluar Gerindra, hal itu bergantung pada Sandiaga sendiri bukan pihaknya.

"Tentunya hal itu berpulang pada Pak Sandiaga. Karena Pak Prabowo itu sebanyak-banyaknya orang yang mau bergabung dengan Gerindra akan diterima dengan baik. Apabila ada yang ingin merintis karir di tempat lain tidak akan dihalang-halangi," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya