Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang kehadiran HP Android Sharp Aquos V6 5G dan harganya di Indonesia, paling populer di kanal Tekno Liputan6.com, Sabtu (12/11/2022).
Pembaca juga tertarik dengan artikel lainnya, seperti sejumlah petinggi Twitter undur diri dari perusahaan hingga Elon Musk ungkap Twitter dapat bangkrut.
Advertisement
Lebih lengkapnya bisa cek di bawah ini.
1. Sharp Aquos V6 5G Meluncur di Indonesia, Harga Rp 3 Jutaan
Sharp mengumumkan produk smartphone terbarunya di Indonesia, yakni Aquos V6 5G Iga Series. Nama Iga sendiri terinspirasi dari salah satu kota di Prefektur Mie, Jepang.
Kota Iga sendiri dikenal sebagai asal sosok ninja yang populer hingga ke luar Jepang. Karenanya, dengan penyematan nama ini, Aquos V6 5G diperkenalkan sebagai produk yang menawarkan kecepatan.
"Terima kasih respons positif yang diberikan oleh konsumen kami, hal tersebut memicu kami untuk terus berinovasi guna menghadirkan produk smartphone yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia," tutur Presiden Direktur Sharp Electronics Indonesia Shinji Teraoka dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (12/11/2022).
2. Sejumlah Petinggi Twitter Undur Diri dari Perusahaan
Badai masalah di Twitter usai diambil alih Elon Musk belum usai. Kali ini, perusahaan kembali ditinggal oleh sejumlah petingginya.
Dikabarkan pertama kali mengundurkan diri dari Twitter adalah Lea Kissner, yang sebelumnya menjabat sebagai eksekutif keamanan siber terkemuka mereka.
Yoel Roth, Head of Trust and Safety yang selama ini diketahui kerap membela Musk selama dua pekan kepemimpinannya, mundur dari perusahaan pada hari Kamis pekan ini.
3. Elon Musk Ungkap Twitter Berisiko Bangkrut
Elon Musk dilaporkan baru berkomunikasi kepada para karyawan Twitter usai dua minggu mengambil alih perusahaan tersebut. Dalam komunikasi pertamanya pada para karyawan, CEO Tesla itu banyak membicarakan kondisi perusahaan.
Salah satunya, menurut laporan The Information dan Platformer, Elon Musk terang-terangan menyebut Twittter telah kehilangan banyak uang. Karenanya, tidak tertutup kemungkinan perusahaan akan mengalami kebangkrutan (bangkrut).
Mengutip informasi dari Engadget, Sabtu (12/11/2022), Twitter memang belum menghasilkan keuntungan sejak 2019. Bahkan, ketika Elon Musk mengambil alih perusahaan, pendapatan iklan menurun secara signifikan, karena banyak pengiklan mundur.
(Ysl/Dam)