Menkes: Vaksinasi Sentuh 273 Juta Dosis, Pemerintah Hemat Rp 13 Triliun

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengabarkan, pemerintah telah menyalurkan 273 dosis vaksinasi Covid-19 hingga hari ini

oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana diperbarui 30 Des 2021, 09:51 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menjadi pembicara dalam webinar Hari Puncak Pekan Menyusui Sedunia 2021 dengan tema Perlindungan Menyusui: Tanggung Jawab Bersama, Rabu (25/8/2021).

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengabarkan, pemerintah telah menyalurkan 273 dosis vaksinasi Covid-19 hingga Selasa, 23 Desember 2021 pagi ini.

"Vaksin kita per tadi pagi 273 (dosis) sudah kita suntikan," kata Menkes Budi Gunadi dalam sesi bincang media secara virtual, Selasa (28/12/2021).

Budi Gunadi Sadikin pun turut berterimakasih kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang berhasil membuat negara hemat Rp 13 triliun dalam pengadaan vaksin. Itu berkat hasil kerjasama dengan COVAX Facility dan negara luar yang mau menyumbangkan vaksin secara gratis.

"Jadi kerjasama dua wanita hebat alumni SMAN 3 Semarang, kalau aku enggak salah, yang satu mencarikan vaksin sehingga aku dapat banyak, bisa ngurangin anggaran Sri Mulyani Rp 13 triliun," ujar Budi Gunadi.

"Tapi dari vaksinasi Rp 50 triliun mungkin kita hanya akan spend Rp 17 triliun karena kita dapat banyak sekali vaksin donasi gratis, baik dari COVAX maupun bilateral. Dan itu dibantu oleh Bu Retno yang luar biasa," ungkapnya.

Lebih lanjut, Menkes juga menekankan tiga hal fungsi utama vaksin bagi penerimanya. Antara lain, paling hulu dia mencegah tertular dari Covid-19, di tengah dia mencegah masuk rumah sakit, dan paling hilir dia mencegah wafat.

"Yang selama ini kita lihat adalah bahwa omicron ini vaksinnya ada, kurang berhasil mencegah di hulu, agar tidak tertular. Tapi dia cukup berhasil mencegah masuk rumah sakit, dan sangat berhasil mencegah wafat," tuturnya.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 2 halaman

Jadi Bukti

Petugas mengecek kesehatan murid sekolah dasar sebelum menerima vaksinasi COVID-19 di SDN 04 Pagi Cilandak Barat, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Pemerintah lewat Kementerian Kesehatan mulai memberikan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Oleh karenanya, ia mengklaim semua vaksin yang diadakan pemerintah telah cukup terbukti untuk menahan pasien Covid-19 menyentuh tahap kedua dan ketiga, yakni tidak masuk rumah sakit dan tidak meninggal.

"Kalau saya ditanya yang penting mana, buat saya sebagai manusia dan hampir semua manusia pendapatnya sama, mendingan tertular, mendingan masuk rumah sakit, mendingan wafat? Aku rasa mendingan tertular," pungkas Menkes Budi Gunadi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya