Sukses

Ko Apex Pacar Dinar Candy Diamankan Polisi, Ditangkap di Jakarta Lalu Dibawa ke Jambi untuk Diperiksa

Ko Apex pacar Dinar Candy ditangkap polisi. Proses penangkapan terhadap pria bernama asli Affandi Susilo dilakukan polisi di Jakarta pada Rabu, 12 Juni 2024. Selanjutnya, Ko Apex dibawa polisi ke Jambi untuk dilakukan pemeriksaan

 

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi akhirnya menangkap Ko Apex. Pria yang diketahui merupakan pacar artis Dinar Candy ditangkap di Jakarta pada Rabu, 12 Juni 2024.

Dilansir Merdeka, pria bernama asli Affandi Susilo kemudian dibawa ke Jambi menggunakan pesawat Batik dan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, sekitar pukul 18.53 WIB.

Ko Apex, yang diketahui berstatus tersangka dugaan pemalsuan dokumen dan penggelapan jabatan, dibawa oleh polisi dengan tangan yang diborgol dan diselimuti kain.

Ko Apex ditangkap menggunakan kaos berwarna putih dan langsung bergerak menuju ke mobil Resmob Polda Jambi yang terparkir di area Bandara Sultan Thaha.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Dalam Kondisi Sehat

Pewarta yang mengetahui ihwal penangkapan Ko Apex sempat bertanya mengenai kondisinya saat berjalan mengenakan borgol polisi.

Saat itu, Ko Apex hanya menjawab singkat. "Sehat," kata Ko Apex yang berjalan dengan pengawalan sejumlah anggota polisi.

 

3 dari 4 halaman

Berada di Ruangan Penyidik

Saat ini, Ko Apex diketahui sudah di dalam ruangan penyidik Polda Jambi. Terpisah, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Jambi Kompol M Amin Nasution mengatakan bahwa benar sudah ditangkap oleh anggota Ditreskrimum Polda Jambi.

“Iya benar, kita sudah ditangkap oleh anggota Ditreskrimum Polda Jambi di Jakarta dan akan dibawa ke Jambi,” katanya, saat diwawancarai pada Rabu (12/6).

 

 

4 dari 4 halaman

Mangkir dari Panggilan Polda Jambi

Menurut Kompol M Amin Nasution, penangkapan Ko Apex dilakukan karena pacar Dinar Candy itu sudah mangkir dari panggilan oleh Polda Jambi.

"Akan dilakukan pemeriksaan dulu sejuah mana tindakan yang akan dilakukan pelaku dan untuk pasal yang disangkakan, nanti akan disampaikan Ditreskrimum terkait hasil," Kompol M Amin Nasution memungkasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.