Liputan6.com, Tepi Barat - Seorang pria Palestina tewas dan dua lainnya terluka pada Senin (13/12/2021) pagi oleh tentara Israel di kota Nablus, Tepi Barat utara, kata petugas medis dan saksi mata. Kepala Departemen di Bulan Sabit Merah Palestina, Ahmad Jibril, mengatakan kepada wartawan bahwa Jamil al-Kayyal yang berusia 31 tahun ditembak mati, dan dua pria lainnya terluka.
Advertisement
Saksi mata Palestina mengatakan bahwa pasukan khusus tentara Israel menyerbu kamp pengungsi al-Ain dan kota tua Nablus untuk menangkap buronan aktivis Palestina, yang terlibat dalam melakukan serangan terhadap Israel, demikian dikutip dari Xinhua.
Tentara Israel melukai dua warga Palestina lainnya dan menangkap yang ketiga dari rumahnya di kamp pengungsi, kata mereka.
Media Israel melaporkan bahwa beberapa pria bersenjata Palestina melepaskan tembakan ke pasukan Israel untuk mencegah mereka masuk ke kota Nablus, tetapi tidak ada cedera yang dilaporkan di antara para tentara.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Jumat Jadi Hari Demonstrasi
Pada Jumat kemarin, seorang demonstran Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel di dekat Nablus, kata petugas medis dan saksi mata.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa demonstran meninggal karena cedera parah.
Setiap hari Jumat, orang-orang Palestina mengadakan demonstrasi dan protes terhadap kebijakan pemerintah Israel untuk memperluas pemukiman dan penyitaan tanah, dan demonstrasi biasanya berubah menjadi bentrokan dengan tentara Israel.