Penemuan Jasad di Sungai Tonsea Lama Bikin Geger Warga Minahasa

Warga Desa Tonsea Lama, Tondano Utara, Minahasa, Sulut, dibuat geger dengan penemuan jasad di sekitar sungai tempat pembuangan sampah.

oleh Yoseph Ikanubun diperbarui 14 Apr 2021, 20:00 WIB
Dari hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Minahasa, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Liputan6.com, Manado - Warga Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Sulut, dibuat geger dengan penemuan jasad di sekitar sungai tempat pembuangan sampah, di sekitar PLTA Desa Tonsea Lama, Selasa (13/4/2021).

Jasad diketahui atas nama Denny Sakul (54), warga Wewelen, Tondano Barat. 

Deddy Tikoalu (36), seorang saksi mata menyebut, saat membersikan sampah di area sungai PLTA Tonsea Lama, Minahasa, dirinya mencium bau busuk di sekitar lokasi. Tak lama kemudian ia melihat jasad terapung di sungai, di antara tanaman eceng gondok.

"Ciri-ciri korban, menggunakan jaket hitam, celana jeans dongker, sepatu kets putih dan memakai topi. Melihat kejadian tersebut, saya memanggil teman di pos jaga kemudian menghubungi Polsek Toulimambot," ujar Deddy.

Menurut keterangan istri korban Sonja Wolayan, suaminya keluar rumah pada Sabtu (10/4/2021), sekitar pukul 02.00 Wita. Pihak keluarga melakukan pencarian hingga Minggu (11/4/2021), namun Denny tak jua ditemukan. Akhirnya pihak keluarga membuat melapor ke Polres Minahasa.

Dari hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Minahasa, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi mengatakan, kemungkinan korban mengalami depresi karena sakit yang dideritanya sehingga diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat ke sungai.

Sebelumnya Denny diketahui sudah setahun mengalami sakit, namun 2 minggu terakhir mengeluh sakit paru-paru dan penyakit komplikasi lainnya. Pihak keluarga juga menolak autopsi dan menerima apa yang terjadi.

 

Simak juga video pilihan berikut:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya