Cekcok Berujung Pengeroyokan Buruh Bangunan di Tomohon

Sebelum peristiwa pengeroyokan terjadi, Senin (18/1/2021), Frengly sempat berselisih paham dengan Rianto yang saat itu sedang mengonsumsi minuman keras, di Percetakan Hollowbrick, di Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan.

oleh Yoseph Ikanubun diperbarui 22 Jan 2021, 04:00 WIB
ilustrasi muda mudi dianiaya

Liputan6.com, Manado - Tim Totosik Polres Tomohon pimpinan Bripka Yanny Watung kembali mengamankan pelaku pengeroyokan yang terjadi di Kelurahan Matani 3, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sulut. MK alias Mario (21), MK alias Montela (18), dan GK alias Geri (24) diamankan Tim Totosik, pada Selasa (19/1/2021), karena telah mengeroyok Frengly Bakiul (17) yang keseharian bekerja sebagai tukang bangunan.

Sebelum peristiwa pengeroyokan terjadi, Senin (18/1/2021), pukul 20.00 Wita, Frengly sempat berselisih paham dengan Rianto yang saat itu sedang mengonsumsi minuman keras, di Percetakan Hollowbrick, di Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan.

Saat keduanya sedang berselisih paham, pelaku Mario dan Montela, yang saat itu berada di lokasi, mendekati Frengly dan Rinto. Tanpa sebab yang pasti, antara Frengly dengan Mario dan Montela, terjadi perkelahian, tetapi hal itu tidak berlangsung lama, karena dilerai oleh teman-teman mereka yang ada. Setelah itu, Frengly pulang ke tempat tinggalnya.

Selang beberapa saat kemudian, Mario, Montela, dan Gery setelah selesai melakukan pesta miras di tempat kejadian pertama, dengan sepeda motor berboncengan tiga menuju ke tempat tinggal Frengly.

Sampai di tempat tinggal Frengly, ketiga pelaku langsung masuk ke dalam kamar, dan mendapati Frengly sudah tertidur. Saat itu juga Mario, Montela, serta Gery menganiaya Frengly dengan cara memukul secara berulang-ulang tanpa ada perlawanan.

Setelah melakukan aksinya, ketiga pelaku meninggalkan korban di dalam kamar, dan kembali ke rumah mereka masing-masing.

Tim Totosik yang mendapat informasi kejadian ini, langsung menuju ke TKP, dan melakukan pengumpulan informasi, terutama menyangkut pelaku pengeroyokan.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh, kami langsung menuju ke tempat para pelaku tinggal, dan kami berhasil mengamankan salah satu pelaku atas nama Mario, di salah satu kamar mess, yang terletak di Kelurahan Matani 1 Kecamatan Tomohon Tengah," ujar Watung.

Beberapa saat kemudian setelah menunggu sekitar 30 menit, akhirnya Montela dan Gery tiba di lokasi mess, dan Tim Totosik langsung mengamankan keduanya.

"Ketiga pelaku mengakui perbuatan mereka, selanjutnya Mario, Montela, dan Gery, kami serahkan ke Polsek Tomohon Tengah," ujar Yanny.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot melalui Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Chilion Diar, membenarkan kejadian kekerasan secara bersama-sama atau pengeroyokan tersebut. Ketiga pelaku sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah.

"Korban sudah diarahkan untuk melapor serta dibuatkan permintaan VER ke rumah sakit, karena mengalami luka dan pembengkakan pada bagian wajah," ujar Kompol Chilion Diar di Mapolres Tomohon.

Simak juga video pilihan berikut:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya