Pemprov DKI Uji Coba Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung Akhir Januari 2021

Hingga saat ini pengerjaan jalan layang flyover tapal kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan hampir selesai.

oleh Ika Defianti diperbarui 17 Jan 2021, 19:45 WIB
Suasana Flyover Lenteng Agung yang hampir rampung pengerjaannya di Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2020). Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan warga bisa menikmati Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat mulai awal 2021. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, hingga saat ini pengerjaan jalan layang flyover tapal kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan hampir selesai.

Menurut dia, saat ini pihaknya sedang mengerjakan jembatan penyeberangan orang atau JPO.

"Progres sdh 95 persen dan sekarang lagi buat konstruksi untuk JPO nya. Rencana uji coba untuk flyover-nya akhir bulan ini," kata Hari saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (17/1/2021).

Untuk diketahui, flyover Tanjung Barat mempunyai panjang total 1.120 meter, dengan rincian sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter, dan masing-masing flyover setinggi 6,5 meter.

Sedangkan, flyover Lenteng Agung mempunyai panjang total 880 meter dengan rincian sisi barat depan IISIP 430 meter dan sisi timur 450 meter.

Sementara itu, program beautifikasi permukiman warga sekitar jalan layang atau flyover tapal kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan telah selesai.

Hal tersebut berdasarkan unggahan akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta pada Sabtu, 16 Januari 2021.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Percantik Permukiman Warga

Suasana Flyover Lenteng Agung yang hampir rampung pengerjaannya di Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2020). Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat yang berbentuk tapal kuda tersebut dibangun dengan nilai kontrak Rp 144,4 miliar. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Dalam unggahan Instagram @dkijakarta dijelaskan bila pengecatan untuk beautifikasi di wilayah sekitar flyover sudah dilakukan sejak 2 Desember 2020. Warga menawari atap rumahnya masing-masing.

"Permukiman warga di sekitar kawasan ini dipercantik, dengan pengecatan tematik menggunakan cat warna-warni, melibatkan 218 rumah warga di wilayah RW, 01, 02, 03 dan 05," tulis unggahan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya