8 Pengorbanan Tenaga Medis untuk Lawan Corona Covid-19, Perlu Diapresiasi

Tenaga medis memberikan dedikasi terbaik dan pengorbanan besar untuk memerangi virus corona. Bantu tenaga medis, dengan tetap berada di rumah.

oleh Aning JatiDiterbitkan 03 April 2020, 17:50 WIB
ilustrasi dokter dan layanan telemedis | pexels.com/@olly

Jakarta - Tenaga medis mendapat perhatian lebih seiring pandemi virus corona yang terjadi hampir di seluruh negara di dunia. Ini karena tenaga medis dianggap sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien yang positif terinfeksi virus corona.

Seperti diketahui, virus corona SARS-CoV-2 cenderung mudah menyebar dan menular, dengan medium berupa droplet, sehingga kasus positif yang terjadi di suatu negara terbilang tak sedikit.

Dengan karakteristik mudah menular, membuat tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien positif, harus sangat berhati-hati dalam menangani pasien. Padahal, begitu banyak pasien yang harus mereka hadapi.

Kisah-kisah sedih perihal perjuangan dan pengorbanan tenaga medis saat pandemi virus corona, mungkin telah banyak kita dengar atau lihat.

Berbagai media, konvensional, daring, hingga media sosial ramai mengangkat kisah-kisah itu. Belum lama ini, ada tenaga medis justru diminta keluar dari kost-nya, karena empunya khawatir penghuni kost lain tertular.

Ada pula kisah tenaga medis memperlihatkan "perjuangan" mereka untuk sekadar mengenakan alat pelindung diri (APD), yang sungguh hanya melihatnya saja sudah membuat kita merasa kepanasan lantaran banyaknya lapisan yang harus mereka kenakan.

Semua itu seolah belum "ada apa-apanya". Kita juga sudah mengetahui, banyak tenaga medis gugur setelah dinyatakan terpapar COVID-19 atau hal lain yang berkaitan dengan tugas mereka dalam melawan virus corona.

Dari data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), per Selasa (31/3/2020), 12 dokter meninggal dunia terpapar COVID-19.

Duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Sebuah kehilangan besar dirasakan keluarga, kerabat, sahabat, kolega, dan juga bangsa ini.

Kalangan tenaga medis pun menjerit, bila diibaratkan, mereka dalam medan pertempuran melawan virus corona demi menyelamatkan pasien-pasien yang terus berdatangan.

Itulah mengapa, mereka tak segan mengirim pesan bagi kita untuk selalu menjaga diri dan menahan mobilitas, ikut dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona.

"Kalian tetap di rumah untuk kami, kami tetap bekerja untuk kalian" demikian pesan dari para tenaga medis untuk kita.

Lanjut Baca:

Berikut Bola.com merangkum beberapa dari sekian banyak dedikasi dan pengorbanan yang diberikan tenaga medis, mulai dokter, perawat, hingga penyuluh, yang berada di garda terdepan dalam memerangi virus corona. Semuanya pantas mendapatkan apresiasi. **Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus [Corona](4218433 "") COVID-19 dengan klik tautan ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya