Siswa saat mengikuti kegiatan belajar di salah satu kelas SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Banjir menyebabkan sekitar 50 persen siswa SDN Bukit Duri 11 tidak masuk sekolah karena mayoritas tinggal di kawasan Kampung Melayu dan Kampung Pulo. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Siswa mengenakan sandal saat mengikuti kegiatan belajar di SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Sebagian siswa di sekolah ini mengenakan pakaian bebas dan sandal akibat seragam serta sepatu mereka hilang terbawa arus banjir. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seorang guru mengenakan sandal akibat sepatu rusak oleh banjir di SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Banjir menyebabkan sekitar 50 persen siswa SDN Bukit Duri 11 tidak masuk sekolah karena mayoritas tinggal di kawasan Kampung Melayu dan Kampung Pulo. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Deretan bangku kosong akibat banyak siswa tidak masuk sekolah di SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Sebagian siswa di sekolah ini mengenakan pakaian bebas dan sandal akibat seragam serta sepatu mereka hilang terbawa arus banjir. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Siswa korban banjir mengangkat tangan saat ditanya oleh guru di SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Banjir menyebabkan sekitar 50 persen siswa SDN Bukit Duri 11 tidak masuk sekolah karena mayoritas tinggal di kawasan Kampung Melayu dan Kampung Pulo. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Siswa saat mengikuti kegiatan belajar di salah satu kelas SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Sebagian siswa di sekolah ini mengenakan pakaian bebas dan sandal akibat seragam serta sepatu mereka hilang terbawa arus banjir. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Deretan bangku kosong akibat banyak siswa tidak masuk sekolah di SDN Bukit Duri 11, Jakarta, Senin (6/1/2020). Banjir menyebabkan sekitar 50 persen siswa SDN Bukit Duri 11 tidak masuk sekolah karena mayoritas tinggal di kawasan Kampung Melayu dan Kampung Pulo. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)