Gelar S2 Disebut Ilegal, Bamsoet: Kami Terhina

Bamsoet mempersilakan teman-teman alumni IMNI untuk mempolisikan pihak yang menuding kampus tersebut palsu.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 05 Juli 2019, 15:38 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet memberi sambutan dalam peluncuran buku Komunikasi Politik Jokowi di Jakarta, Jumat (9/3). Buku tersebut mengupas bahasa komunikasi politik Presiden Jokowi. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) membantah gelar MBA miliknya ilegal. Sebab, ada yang mempertanyakan keberadaan almamaternya di Institute Management Newport Indonesia (IMNI).

Bamsoet, mempersilakan teman-teman alumni IMNI untuk mempolisikan pihak yang menuding kampus tersebut palsu.

"Kami bangga menjadi alumni IMNI dan kami terhina. Ini justru akan kita bawa ke hukum karena justru itu legal," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Bamsoet mengatakan, kampus IMNI masih ada di Kalibata Jakarta Selatan. Kata dia, proses belajar mengajar normal. Ikatan alumni pun ada.

Selain itu, poltikus Golkar itu mengatakan berkuliah di sana sekitar 1986-1987. Saat itu dia menyambi sebagai wartawan di Harian Prioritas.

"Kampus masih ada di bilangan Kalibata dan mahasiswa ada, kami belajar sebagimana sebuah proses belajar mengajar kami punya ikatan Alumni kami persilakan alumni untuk mengmbil langkah hukum," kata Bamsoet.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya