Nonton Film Horor Ternyata Bisa Turunkan Berat Badan

Film horor dapat memicu peningkatkan denyut jantung. Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi berat badan seseorang

oleh Vinsensia Dianawanti diperbarui 12 Feb 2019, 03:00 WIB
Nonton film horor. (foto: huffingpost.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak cara dalam melakukan diet untuk menurunkan berat badan. Diet dan olahraga biasanya jadi pilihan utama dilakukan banyak orang. Walaupun sudah melakukan diet yang disiplin dan rutin olahraga, belum tentu terjadi penurunan berat badan sesuai yang diharapkan.

Ada diet cara lain yang cukup menarik. Misalnya saja dengan menonton film horor. Apa hubungannya? Para peneliti di University of Westminster menemukan bahwa terjadi hubungan antara lonjakan detak jantung seseorang saat menonton film horor dan kehilangan kalori.

Dilansir dari Brightside.me pada Senin, 11 Februari 2019, para ilmuwan di University of Westminster melakukan penelitian yang cukup mengejutkan dan menarik. Mereka mengungkapkan bahwa menonton film horor selama 90 menit dapat membantu membakar kalori sampai dengan 113 kalori.

Jumlah kalori itu ternyata sama dengan kalau kita berjalan kaki selama 30 menit.  Para peneliti mengukur tingkat detak jantung, asupan oksigen, dan pengeluaran karbon dioksida. Film horor dapat memicu peningkatkan denyut jantung. Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi berat badan seseorang.

"Saat denyut nadi lebih cepat dan darah memompa ke seluruh tubuh lebih cepat, tubuh mengalami lonjakan adrenalin," terang MacKenzie, seorang spesialis dalam metabolisme dan fisiologi sel.  Adrenalin yang cepat ini dikeluarkan secara singkat dari stres tinggi yang meminimalkan nafsu makan dan meningkatkan tingkat metabolisme basal.

Hal itu bisa menghilangkan kalori lebih tinggi. Para peneliti pun mengukur jumlah kalori yang bisa hilang dari beberapa judul film.  Contohnya, The Shining yang akan membakar sekitar 184 kalori, Jaws membakar 161 kalori, dan The Exorcist membakar 158 kalori.

Ketiga film ini memiliki banyak adegan lonjakan ketakutan yang menghasilkan peningkatan detak jantng dan memberi dorongan adrenalin yang membakar kalori.  Kalau ketiga film ini dianggap terlalu menakutkan, Anda bisa mencari judul film lain yang lebih sedikit memiliki adegan dengan adrenalin lebih rendah.

Penelitian ini didasarkan pada jumlah kalori yang dapat dibakar. Anda tertarik mencoba? Kalau ingin mencoba pola yang tak kalah dari diet ini, sebaiknya tetap menjaga makanan ringan dan hindasi mengonsumsi terlalu banyak cokelat, popcorn, dan soda.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya