Rahman Tolleng Meninggal, Sejumlah Politikus Ucapkan Duka Cita

Politikus senior Rahman Tolleng meninggal dunia, Selasa pagi (29/1/2019).

oleh Yusron Fahmi diperbarui 29 Jan 2019, 08:01 WIB
Ilustrasi Foto R.I.P atau Beristirahat dengan Damai. (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Politikus senior Rahman Tolleng meninggal dunia, Selasa (29/1/2019). Pria kelahiran Sinjai, Sulawesi Selatan, 5 Juli 1937 itu menghembuskan nafas terakhir di usia 81 tahun.

Ucapan duka pun mengalir. Sejumlah politikus mengungkapkan belasungkawamelalui media sosial masing-masing.

Politikus Partai Demokrat Andi Arief adalah salah satunya. Wasekjen Partai Demokrat itu menuliskan duka dan doa di akun Twitternya. 

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun Telah meninggal dunia pagi ini pukul 05.25 WIB, *A Rahman Tolleng*, Mari kita doakan semoga almarhum diampuni segala kesalahannya, diterima iman Islamnya dan Husnul Khatimah... Alfatihah.... Aamiin YRA..." tulis Andi dikutip Liputan6.com.

Rekan Andi,  Rachland Nashidik‏ juga mengucapkan hal serupa.

"Tiba waktu beristirahat. Kami lanjutkan yang belum selesai. Kelak setelah kami, perjuangan kembali diteruskan. Juga oleh orang-orang muda yang berfikir. Sepertimu. (A. Rahman Tolleng wafat pagi tadi, 29 Januari 2019, dalam usia 81 tahun. Mohon doa bagi beliau.)," cuitnya. 

Selain dua nama tersebut, aktivis Jaringan Islam Liberal yang juga kader Partai Demokrat Ulil Abshar-Abdalla juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Rahman Tolleng.

"Kabar duka pagi ini: Rahman Tolleng, salah satu tokoh penting angkatan 66, wafat jam 5an tadi. Ikut berduka yg mendalam. Saya mulai bersahabat dengan sosok yg tajam pandangan2nya ini ketika mengikuti pertemuan2 mingguan Forum Demokrasinya-nya Gus di tahun 90an," tulis.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya