Lebih dari 20 Negara Ikut Pameran Manufacturing Indonesia pada Desember 2018

Pameran Manufacturing Indonesia Series kembali digelar pada 5-8 Desember 2018, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.

oleh Liputan6.com pada 21 Nov 2018, 18:00 WIB
Pameran Manufacturing Indonesia Series kembali digelar pada 5-8 Desember 2018, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.

Liputan6.com, Jakarta Pameran di sektor teknologi dan servis manufaktur, Manufacturing Indonesia Series, akan kembali digelar pada 5 - 8 Desember 2018, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta. Lebih dari 1.600 peserta perusahaan dari 26 negara akan ikut ambil bagian.

"Pameran ini akan diikuti oleh negara-negara teknologi canggih, seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, Swedia, Inggris, Kanada, Taiwan," kata Project Director dari penyelenggara pameran, Pamerindo Indonesia, Maysia Stephanie, dalam konferensi persnya di Hotel Century Park, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Untuk pertama kalinya, pameran ini akan memperkenalkan Industry 4.0 showcase. Dalam pameran ini, berbagai teknologi dan produk Industri 4.0 ditampilkan dengan sembilan pilar utama, termasuk manufaktur aditif, augmented reality, big data & analytics, cybersecurity, dan robot otonom.

Dengan menampilkan Industri 4.0 yang berasal dari seluruh ekosistem, kesembilan pilar tersebut akan dipamerkan khusus untuk mengungkap potensi manufaktur pintar Indonesia di masa depan.

"Kami yakin bahwa pertumbuhan yang digerakkan oleh teknologi ini bisa membuat para manufaktur Indonesia lebih bersaing melalui peningkatan produksi," jelas Maysia.

Menyoal daya saing misalnya, Ketua Umum APPI Karnadi Kuistono, mengatakan bahwa saat ini perusahaan manufaktur dan kelistrikan Indonesia sudah mengikuti standarisasi internasional dan SNI, di mana produksi diadaptasi berdasarkan pesanan atau sudah tersedia.

Namun menurut dia, masih banyak investor atau pabrik yang justru menggunakan produk impor. Pada kelistrikan misalnya, pada trafo yang ternyata masih impor.

"Ini yang menjadi tantangan besar bagaimana caranya agar mereka mau memesan dan menggunakan produk dalam negeri yang sebenarnya kekuatannya menjadi andalan dan sudah teruji," jelas Karnadi.

Namun dengan adanya pameran Manufacturing Indonesia 2018 Series, para produsen mesin bisa menampilkan kecanggihan teknologi dari dalam negeri. Sekaligus pengunjung bisa melihat langsung kebutuhan teknologi yang sesuai dengan segmentasi bisnisnya.

Untuk diketahui, ada beberapa peserta pameran juga ikut berpartisipasi dalam pameran internasional ini, yaitu Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), Mitsubishi Electronic Indonesia, Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia (YMPI), dJaya Metal, DMG Mori, First Machinery Trade Co, Kanematsu KGK, Somagede, dan masih banyak lagi.

Pameran yang digelar selama empat hari ini diharapkan dapat menarik lebih dari 34 ribu pengunjung.

 

 

(Adv)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya