Mahfud MD dan Ma'ruf Amin Masuk Bursa Cawapres, Mana yang Dipilih PBNU ?

Said Aqil Siradj mengatakan siapapun cawapres yang dipilih Jokowi pasti sudah melalui pertimbangan yang matang.

oleh Yunizafira Putri Arifin Widjaja diperbarui 17 Jul 2018, 11:19 WIB
Ketua Umum MUI Pusat, Maruf Amin memberi keterangan terkait polemik ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Kamis (13/10). Ia meminta masyarakat tetap tenang menyikapi hal tersebut. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Rais Aam Nahdratul Ulama (NU) KH Ma'ruf Amin dan Mantan Ketua MK Mahfud MD masuk dalam daftar calon wakil presiden pendamping Jokowi di Pilpres 2019. 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan siapapun cawapres yang dipilih Jokowi pasti sudah melalui pertimbangan yang matang.

Namun, Said Aqil mengaku akan mendukung jika Jokowi memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapres. "Siapapun oke. Haknya Pak Jokowi. Pasti kalau diajak KH Maaruf jadi wakilnya, pasti saya dukung," ucap Said, di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin, 16 Juli 2018.

Namun Said juga memiliki penilaian sendiri terhadap Mahfud MD yang juga mempunyai identitas sebagai kader NU. 

Said menilai, bagus jika Mahfud MD bersanding dengan Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti. Menurut dia, Mahfud MD dianggap sudah berpengalaman dan memiliki riwayat yang bersih.

"Ya. Bagus. Pengalamannya sudah pasti. Bersih. Terkenal ahli hukum tata negara dan kepercayaan Gusdur dulunya," tandas Said Aqil.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya