Belum Dipakai, Jembatan Kaca Tana Toraja Sudah Retak

Jembatan kaca Tana Toraja yang tepat berada di objek wisata Buntu Burake ini retak, walau telah menghabiskan APBD sebesar Rp 3,9 miliar.

oleh Kabarmakassar.com diperbarui 11 Jul 2018, 07:03 WIB
Keretakan yang terlihat pada Jembatan Kaca di objek wisata Buntu Burake, Tana Toraja pada Senin, 9 Juli 2018.(KabarMakassar.com)

Makassar - Salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Tana Toraja mengalami kerusakan walau belum dioperasikan. Jembatan kaca yang tepat berada di objek wisata Buntu Burake ini mengalami keretakan walau telah menghabiskan APBD sebesar Rp 3,9 miliar.

Berdasarkan pantauan KabarMakassar.com, jembatan kaca sepanjang 90 meter tersebut telah mendapat penjagaan ketat oleh aparat kepolisian, tentara, dan Satpol PP guna mengamankan masyarakat serta menunggu proses perbaikan.

"Ia benar di sana ada kaca yang retak satu dan saya sudah perintahkan kontraktornya untuk segera menggantinya dalam waktu dekat," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pamara, kepada KabarMakassar.com, Senin (9/7/2018).

Pamara menambahkan, walau masih dalam tahap pemeliharaan dan belum dapat diakses secara publik, keretakan yang terjadi sudah menjadi perhatian Pemerintah Daerah Tana Toraja. Hal ini karena kehadiran jembatan kaca yang berjarak kira-kira 5 kilometer dari pusat Kota Makale, Ibu Kota Kabupaten Tana Toraja ini telah ditunggu-tunggu masyarakat.

"Semoga proses perbaikannya cepat selesai," tambahnya.

Sebagai informasi, jembatan kaca yang berada dekat dengan objek wisata Patung Yesus Memberkati di Buntu Burake tersebut dikerjakan oleh PT Mari Bangun Persada Spesialis dengan bahan kaca yang digunakan merupakan kaca tempered glass (tahan panas) berstandar SNI buatan anak bangsa dari Kota Surabaya yang memiliki kekuatan yang sangat tinggi.

 

Baca berita menarik lainnya dari Kabarmakassar.com di sini.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya