Top 3: Dugaan Alasan di Balik Pemecatan 11 Pangeran Arab Saudi

Dalam sistem suksesi Arab Saudi, kekuasaan diberikan secara bergiliran antara anak-anak dan keturunan pendiri kerajaan.

oleh Arie Mega PrastiwiAlexander LumbantobingRizki Akbar HasanTeddy Tri Setio Berty diperbarui 08 Nov 2017, 08:30 WIB
Foto yang diambil pertengahan 1990-an menunjukkan Bakr bin Laden bersama Pangeran Saudi Abdullah bin Abdul Aziz (kanan) di kota Madinah. Bakr bin Laden merupakan Chairman of Saudi Binladin Group yang juga diciduk Komite Anti-Korupsi Saudi. (AFP Photo/HO)

Liputan6.com, Jakarta - Gonjang-ganjing di lingkar kekuasaan Kerjaan Arab Saudi masih menjadi pusat perhatian pembaca Liputan6.com kanal Global pada Rabu (8/11/2017) pagi. Kali ini, pembaca menyimak tentang dugaan alasan keputusan penting dan pemecatan para pangeran. 

Artikel yang juga diburu pembaca adalah ketika Donald Trump berada di Jepang. Presiden 'memporakporandakan' tradisi ratusan tahun dalam upacara pemberian makan ikan Koi.

Urusan kesehatan juga menjadi pusat perhatian pembaca, terkait dengan tempat penyimpanan telur dalam kulkas. 

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. HEADLINE: 11 Pangeran Arab Saudi Ditangkap demi Amankan Takhta?

Pangeran Mohammed bin Salman al-Saud (Saudi Interior Ministry via AP)

Penangkapan besar-besaran dilakukan badan anyar yang dipimpin Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, Sabtu malam, 4 November 2017. Sekali ciduk, 11 pangeran, empat menteri yang masih menjabat, dan belasan eks anggota kabinet pemerintahan terjaring.

Pemberantasan korupsi jadi alasan penangkapan para elite. Namun, sejumlah analis beranggapan, itu adalah dalih menuju takhta.

Selanjutnya...

 

2. Video Trump 'Hancurkan' Tradisi Memberi Makan Ikan Koi di Jepang

Donald Trump memberi makan koi sebagai salah satu tradisi menyambut tamu di Jepang (JIM WATSON / AFP)

Dalam kunjungannya ke Jepang sebagai rangkaian tur Asia Pasifik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump diajak untuk mengikuti tradisi Negeri Sakura.

Namun, orang nomor satu di AS itu memperlihatkan gerak tubuh yang dianggap justru merusak tradisi Jepang yang sudah terkenal ratusan tahun itu.

Salah satunya adalah tradisi memberi makan ikan koi di kolam. Ini adalah salah satu ritual menyambut tamu penting di Istana Akasaka, Tokyo.

Selanjutnya...

 

3. Jangan Simpan Telur dalam Rak Pintu Kulkas, Ini Alasannya...

Ilustrasi telur (AFP)

Bagi kebanyakan orang, rak dalam lemari es kerap dianggap sebagai tempat yang paling aman untuk menyimpan telur.

Jika Anda punya pemikiran yang sama, maka itu artinya Anda juga tertipu.

Pada dasarnya, lemari es adalah tempat yang paling tepat untuk menyimpan pasokan telur.

Akan tetapi, bagian rak yang terletak tepat di bagian pintu lemari es bukanlah lokasi yang baik untuk menyimpan telur.

Selanjutnya...

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya