Italia Terpuruk di Liga Champions, Sacchi Hanya Bisa Menangis

Hanya satu tim Italia yang merebut angka pada laga pertama Liga Champions musim ini.

oleh Harley Ikhsan diperbarui 14 Sep 2017, 17:45 WIB
Arrigo Sacchi mengomentari kinerja tim Italia di Liga Champions. (Ist)

Liputan6.com, Napoli - Pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi, menyesalkan rapor buruk wakil Italia pada matchday pertama Liga Champions 2017/2018.

Hanya ada satu tim Italia yang meraih angka pada laga pertama Liga Champions musim ini. Adalah AS Roma yang memetik poin usai mengimbangi Atletico Madrid 0-0 di Stadio Olimpico pada persaingan Grup C.

Sementara dua tim lain menderita kekalahan. Finalis 2016/2017, Juventus, dipermalukan Barcelona 0-3 di Camp Nou pada Grup D. Sedangkan Napoli menyerah 1-2 di hadapan Shakhtar Donetsk di Metalist Stadium pada Grup F.

"Saya kecewa. Italia hanya bisa menangis," ungkap Sacchi, dilansir Football Italia.

Melihat status lawan, Napoli sebenarnya memiliki kesempatan terbaik untuk berjaya. Namun, permainan anak asuh Maurizio Sarri tidak seperti biasanya.

"Di Italia, Napoli memainkan sepak bola paling menarik. Tapi kita melihat keterbatasan mereka pada pertandingan Liga Champions tadi," tutur Sacchi.

Sosok berusia 71 tahun itu membawa AC Milan memenangkan edisi 1988/1989 dan 1989/1990 ketika kompetisi masih bernama Piala Champions.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya