Polisi Periksa Peserta Aksi Bela Rohingya di Sekitar Borobudur

Masjid An Nur yang menjadi pusat Aksi Bela Rohingya mendapat pengamanan. Peserta aksi harus melewati pemeriksaan aparat keamanan.

oleh Fajar Abrori diperbarui 08 Sep 2017, 11:50 WIB
Polisi periksa peserta aksi demo Rohingya di Magelang. (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Magelang - Aksi Bela Rohingya di Masjid An Nur, Sawitan, Magelang direncanakan akan digelar, Jumat (8/9/2017) siang. Penjagaan ketat terlihat di sejumlah titik menuju kawasan masjid tersebut. Mobil-mobil yang mengangkut peserta aksi pun diperiksa polisi.

Pantauan Liputan6.com, sejumlah petugas gabungan TNI dan Polri berjaga di sejumlah titik menuju Magelang, di antaranya dekat perbatasan Kota Magelang dan Kabupaten Magelang di Mertoyudan.

Tak hanya akses utama menuju Masjid An Nur di pertigaan Blondo, kawasan Mungkid juga dijaga. Kendaraan yang mengangkut peserta Aksi Bela Rohingya dialihkan melalui jalan lain.

Kapolres Magelang, AKBP Hindarsono mengatakan polisi melakukan penyekatan di sejumlah titik menuju Masjid An Nur Sawitan.

"Pemeriksaan dilakukan di Salam, Artos, Palbapang, Masjid Kubah Kuning. Untuk jalan Soekarno Hatta menuju Masjid An Nur memang ditutup untuk saudara kita yang akan melakukan persiapan salat Jumat," kata dia di Borobudur, Jumat, 8 September 2017.

Lebih lanjut Hindarsono mengatakan mobil yang membawa peserta Aksi Bela Rohingya juga diperiksa petugas polisi di sejumlah titik. Pemeriksan ini ditujukan untuk menghindari adanya peserta aksi yang membawa benda terlarang.

"Mereka mau Jumat-an di Masjid An Nur ya selayaknya ketika akan salat Jumat. Mereka yang membawa spanduk, bendera besar dan tongkat ya diamankan. Coba nanti kalau melukai orang seperti apa," kata dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya