Golkar Gelar Raker Bahas Pilkada dan Pilpres 2019

Raker Golkar dipastikan tidak akan membahas kasus Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus dugaan suap e-KTP.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 18 Agu 2017, 15:35 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kiri) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham memberikan keterangan mengenai pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2017 di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (17/2). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menggelar rapat kerja (raker) di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat. Rencananya Ketua Umum Golkar Setya Novanto akan hadir.

"Rapat kerja untuk mengakselerasi kerja-kerja politik menghadapi pilkada dan pilpres," ucap Sekjen Golkar Idrus Marham di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Menurut Idrus, raker dipastikan tidak akan membahas kasus Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus dugaan suap e-KTP. Kasus Setnov, kata dia, sudah masuk ranah Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Kita tidak pernah bicara masalah itu. Itu adalah kewenangan majelis hakim, KPK, dan kita menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan KPK," jelas Idrus.

Menurut dia, dengan saling percaya, tidak terlihat adanya arogansi di lembaga. Baik di tingkatan DPR maupun komisi antirasuah sendiri.

"Antarlembaga itu harus saling percaya. Jangan ada di antara kita merasa berkuasa sendiri, merasa memiliki kewenangan sendiri. Tapi saling menghormatilah," kata Idrus Marham.

 

Saksikan video menarik di bawah ini:

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya