Sibuk, SNSD Tolak Diajak ke Indonesia?

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, memiliki alasan memilih SNSD untuk diboyong ke Tanah Air.

oleh Zulfa Ayu Sundari diperbarui 01 Agu 2017, 12:20 WIB
Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, memiliki alasan memilih SNSD untuk diboyong ke Tanah Air.

Liputan6.com, Jakarta Bulan Agustus mendatang, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, akan membawa girl band asal Korea Selatan, SNSD, ke Jakarta. Kedatangan grup beranggotakan delapan orang itu adalah untuk mengisi acara Countdown to Asian Games 2018.

Tentu Triawan Munaf memiliki alasan memilih SNSD untuk diboyong ke Tanah Air. Baginya, SNSD adalah salah satu grup bertalenta. Dan yang tak kalah penting, mereka dikenal secara global.

Triawan Munaf (Adrian Putra/Bintang.com)

"Ini kan Asia acaranya. Jadi selain dimeriahkan oleh artis-artis nasional, juga akan dimeriahkan oleh artis-artis yang punya daya tarik secara Asia dan dunia. Kami undang yang terkenal-terkenal di Asia," ujar Kepala Bekraf, Triawan Munaf, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (31/7/2017).

Sewaktu berada di Korea Selatan, Triawan Munaf sudah melakukan penawaran langsung untuk membawa grup asuhan SM Entertainment tersebut. Dan tentu saja tawaran itu disambut baik.

"Setelah saya ngomong, personel SNSD itu tertarik untuk datang ke Jakarta. Walaupun mereka sedang sibuk, karena SNSD itu sedang reuni juga ulang tahun ke-10. Nah, dia mau datang. Sekarang masih negosiasi sama manajemennya," ucapnya.

SNSD (Instagram/xolovestephi)

Selain SNSD, Bekraf juga sempat ingin membawa PSY, penyanyi yang terkenal luas lewat single "Gangnam Style". "Ketemu juga dengan Psy, tapi Psy enggak bisa," ujar Triawan Munaf.

 

Simak video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya