Menhub: KAI Pelayanan Bagus Tapi Tiket Tidak Ada

KAI perlu meningkatkan kapasitas sehingga kesempatan masyarakat mendapat tiket kereta api.

oleh Fiki Ariyanti diperbarui 29 Jul 2017, 19:31 WIB
Antrean pengunjung untuk memasuki KAI Travel Fair 2017 mengular hingga ke jalan raya di lokasi acara, JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (29/7). Mereka mengantre tiket kereta api diskon yang diselenggarakan oleh PT KAI. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengapresiasi kegiatan KAI Travel Fair yang menyediakan 642 ribu [tiket kereta]( 3039823 "") eksekutif ke berbagai rute dari Jakarta menuju kota-kota di Jawa dan Sumatera, dengan diskon hingga 72 persen.

Kegiatan tersebut dinilai memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan tiket dengan harga miring.

"Kata-kata saya untuk PT KAI, luar biasa. Tapi kalau Lebaran, saya selalu dikomentari dua hal, kereta api bagus, tapi tidak dapat tiket. Ini artinya memang minat masyarakat menggunakan kereta api bagus," ujar Budi Karya saat Pembukaan KAI Travel Fair di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (29/7/2017).

Menurut Budi Karya, KAI perlu meningkatkan kapasitas sehingga kesempatan masyarakat mendapat tiket kereta api. "Ini PR kita untuk meningkatkan kapasitas dari KAI. Kami sudah bicara intensif dengan Menteri Rini dan KAI membuat volume pelayanan tambah baik dan penggunaannya tambah banyak karena investasi di KAI luar biasa mahal," jelasnya.

Lebih jauh katanya, pemerintah membutuhkan bantuan dari swasta dan peran serta masyarakat untuk bersama membangun kereta api. Sebagai contoh proyek kereta cepat Jakarta-Bandung oleh swasta dan LRT Jabodebek, di mana KAI sebagai pengelola.

"Dengan menambah volume pelayanan dan penggunaan, kita bisa meningkatkan industri pariwisata di daerah. Kita harus menolong Tegal, Cirebon, yang sekarang ini sudah dipenuhi dengan pariwisata," tutur Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu.

Tonton video menarik berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya