Berkulit Kelam, Pengungsi Sudan Ini Malah Jadi Model Mendunia

Nyakim Gatwech memang tengah menjadi sorotan dunia fashion setelah dirinya menjadi model mendunia karena kulit kelam-nya.

oleh Yulia Lisnawati diperbarui 31 Mei 2017, 18:05 WIB
Nyakim Gatwech memang tengah menjadi sorotan dunia fashion setelah dirinya menjadi model mendunia karena kulit kelam-nya.

Liputan6.com, Sudan - Sosok perempuan bernama Nyakim Gatwech memang tengah menjadi sorotan dunia fashion setelah dirinya menjadi model mendunia karena kulit kelam-nya.

Perempuan pengungsi Sudan Selatan, Afrika Utara itu bahkan mendapat julukan 'Queen of dark' karena kulit hitamnya. Meski warna kulitnya sering membuatnya dihina banyak orang, tapi kondisinya itu juga dipuji beberapa orang karena ia memiliki kecantikan yang klasik.

Dilansir Mynewshub, Rabu (31/5/2017), Nyakim bahkan sering mendapat pertanyaan konyol dari orang-orang yang melihatnya. Namun dia tidak pernah menghiraukannya dan tidak akan melakukan apa-apa untuk mengubah pemberian Tuhan kepadanya.

"Saya pernah ditanya oleh sopir taksi online. Katanya, jangan merasa terhina, tapi jika dia memberikan uang 10 ribu dolar, maukah saya memutihkan kulit?" kata Nyakim.

Sejak pindah ke Amerika Serikat, dia bahkan sering di-bully dan mendapat komentar sensitif dari orang-orang di sekelilingnya hanya karena kulit kelam-nya.

"Saya diintimidasi karena kulit hitam saya, tapi saya memutuskan untuk menghadapi pengganggu itu," lanjutnya.

Namun, pengalamannya tersebut membuatnya termotivasi untuk lebih percaya diri karena kecantikan sebenarnya bukan hanya dilihat dari warna kulit seseorang saja.

(ul)

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya