Digigit Kutu, Gadis Cilik Ini Mendadak Lumpuh

Tak lama kemudian dokter menemukan biang keladinya, seekor kutu anjing yang biasa disebut caplak.

oleh Dyah Puspita Wisnuwardani diperbarui 26 Mei 2017, 07:36 WIB
Kutu lone star tick

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini sebuah video yang diunggah pasangan asal Oregon, AS, menjadi viral. Dalam video tersebut tampak putri mereka yang berusia tiga kesulitan untuk berdiri dan melangkah.

Amanda Lewis mengunggah video itu pada 13 Mei lalu. Dalam keterangannya, Amanda menulis bahwa putri mereka yang bernama Evelyn mulai menunjukkan gejala aneh pada malam sebelumnya. Gadis kecil itu bahkan perlu bantuan untuk naik ke tempat tidur. Pagi harinya, Evelyn malah benar-benar kesulitan menggerakkan tangan dan kakinya.

Amanda dan suaminya Lantz merekam semua gejala yang dialami Evelyn sebelum membawanya ke UGD. Untunglah dokter yang menangani Evelyn segera tanggap. Alih-alih memeriksa Evelyn dengan saksama, dia malah mulai menyisir rambut gadis cilik itu. Tak lama kemudian dokter menemukan biang keladinya, seekor kutu anjing yang biasa disebut caplak. Rupanya sang dokter telah menangani kasus serupa sekitar 10 kali dalam lebih dari 15 tahun.

Melansir laman Good Housekeeping, Jumat (26/5/2017), kelumpuhan akibat gigitan caplak--meski jarang--kerpa menimpa anak-anak di bawah usia 10. Hal tersebut diungkap oleh American Lyme Disease Foundation.

Kondisi ini terjadi bila caplak betina yang mengandung banyak telur menggigit manusia dan menyalurkan neurotoksin dari liurnya. Individu yang digigit caplak akan mengalami gejala seperti kelelahan, kebas, nyeri otot hingga seminggu, serta kelumpuhan. Kondisi lumpuh terparah bisa menyerang wajah dan lidah.

Bila tak segera ditangani, kelumpuhan akibat caplak bisa fatal. Untungnya kondisi lumpuh ini bisa ditangani dengan mudah, semudah mengenyahkan caplak dari individu tersebut. Biasanya orang itu akan segera pulih setelah caplak dilepaskan.

Amanda pun menulis, kini kondisi putrinya jauh lebih baik. Video yang diunggahAmanda pun telah dibagikan sebanyak 500 ribu kali dalam dua minggu. 

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya