Cerita Berry Angriawan soal Ramadan di Australia Open

Untuk pertama kalinya Indonesia Open 2017 memang bertepatan pada bulan Ramadan.

oleh Risa Kosasih diperbarui 23 Mei 2017, 14:00 WIB
Pelatih tim Indonesia, Nova Widianto (kanan) bersama Berry Angriawan memberi keterangan jelang BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta, Senin (22/5). Turnamen digelar 12-18 Juni 2017 di JCC, Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Pebulutangkis Indonesia Berry Angriawan akan merasakan turnamen keduanya di tengah bulan Ramadan. Berry dipastikan turun bersama Hardianto di sektor ganda putra dalam ajang Indonesia Open 2017.

Pemuda 25 tahun tersebut bercerita kalau pernah menjalankan ibadah Ramadan jelang Australia Open 2016. Kala itu Berry mampu finis hingga babak semifinal dan ditekuk pasangan Indonesia lainnya Angga Pratama / Ricky Karanda.

"Tahun lalu saya puasa di Australia. Itu turnamen setelah Indonesia Open dan saya bisa melakukannya kalau sebelum pertandingan. Misalnya baru sampai di sana dan besok baru main," tutur Berry kepada Liputan6.com.

Untuk pertama kalinya Indonesia Open memang bertepatan pada bulan Ramadan. Oleh karena itu Berry berkomitmen untuk mengganti kewajibannya beribadah di hari lain.

"Kalau untuk pertandingan saya tidak puasa karena harus menjaga stamina tetap kuat. Saya bisa membayar puasa atau meng-qada waktu hari libur, misalnya hari Minggu," ucap peringkat 34 dunia tersebut.

"Sejauh ini sepertinya ini jadi puasa kedua di tengah turnamen. Biasanya jarang bentrok. Kalau juara Amin ya, karena di Australia bisa sampai semifinal," ucap Berry.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya