Liputan6.com, Jakarta - Chelsea merupakan salah satu tim yang sudah mengamankan gelar liga domestik. Beberapa nama besar lain juga segera mengikuti, beberapa di antaranya Juventus dan Real Madrid.
Advertisement
The Blues mengamankan titel berkat investasi jitu. Pengeluaran mereka di awal musim pun tidak sia-sia.
Namun, ada klub juga yang rencananya tak sesuai ekspetasi. Mereka awalnya diprediksi menjadi penantang gelar, atau bahkan melangkah jauh di Liga Champions karena aktivitasnya di bursa transfer.
Kendati demikian, mereka tampil tak sesuai dengan ekspetasi. Siapa saja? Berikut daftarnya dikutip Sportkeeda.
Leicester City
Berstatus sebagai juara bertahan Liga Inggris, Leicester City seperti menyudahi mimpinya. Mereka bisa dibilang cukup terpuruk dengan terpaku di papan tengah klasemen Liga Inggris.
Padahal, Leicester City cukup aktif di bursa transfer. Musim panas lalu, mereka mendatangkan lima pemain, yakni Islam Slimani, Ahmed Musa, Nampalys Mendy, Bartosz Kapustka, dan Ron-Robert Zieler dengan total belanja 73,5 juta euro, jumlah yang sangat banyak.
Lewat pengeluaran itu, The Foxes berharap setidaknya bisa masuk zona Eropa. Namun, kenyataannya tidak berjalan sesuai rencana. Kepergian N'Golo Kante, hingga melempemnya sejumlah nama, seperti Riyad Mahrez dan Jamie Vardy, bisa jadi alasan.
Paris Saint-Germain
Sejak dibeli miliarder Qatar pada tahun 2011, Paris Saint-Germain menjadi salah satu klub paling kuat di Eropa. Mereka mampu menandatangi pemain top dan membayar gaji tinggi. Oleh karena itu, mereka mendominasi pagelaran domestik.
Namun musim ini sangat berbeda. Tentu, kehilangan Zlatan Ibrahimovic ke Manchester United pada musim panas ini bisa jadi alasan. namun pada bulan Januari, mereka menandatangani superstar Jerman, Julian Draxler.
Nasib mereka di Liga Champions juga miris. Setelah mengalahkan Barcelona 4-0 pada leg pertama, PSG malah kalah 1-6 di Camp Nou.
Kegagalan serupa membayangi di Ligue 1. Mereka hampir pasti kehilangan gelar ke AS Monaco.