Pendiri Google Diam-Diam Ciptakan Pesawat ‘Zeppelin’

Sergey Brin, pendiri Google, tengah mengadakan proyek untuk menciptakan pesawat Zeppelin. Apa tujuannya?

oleh Jeko I. R. diperbarui 28 Apr 2017, 16:30 WIB

Liputan6.com, Mountain View - Sergey Brin, pendiri Google, diam-diam dilaporkan tengah mengadakan proyek rahasia. Disebut-sebut, proyek ini difokuskan untuk pengembangan pesawat pertama yang langsung digagas oleh Brin.

Menurut sumber yang dilaporkan Bloomberg, Jumat (28/4/2017), Brin tengah membangun pesawatnya di dalam hangar milik NASA yang berlokasi di AMES Research Center, California, Amerika Serikat (AS). 

Kabarnya, rekanan Larry Page itu akan menciptakan pesawat dengan konsep Zeppelin (pesawat balon udara). Sayang, pihaknya enggan memberi detail seperti apa desain dari pesawat raksasa yang ia ciptakan.

Brin tidak sendiri. Dalam proyek megahnya ini, ia juga memperkerjakan Alan Weston, mantan pimpinan program AMES di NASA. Bisa jadi, pesawat Brin kelak akan mengusung teknologi yang juga digunakan NASA pada wahana luar angkasanya.

Konsep pesawat Zeppelin, atau lebih sering disebut "Airship" kini memang tengah dikembangkan sejumlah perusahaan teknologi. Pasalnya, ia dapat membawa lebih banyak penumpang dan kargo.

Belum lagi, biaya operasionalnya lebih murah dan efisien ketimbang pesawat udara. Satu kendala yang kini masih jadi beban adalah konsep pesawat Zeppelin 'modern' yang perlu dimatangkan agar bisa beroperasi dengan optimal.

Selain Brin, Larry Page juga diketahui sedang mengembangkan konsep mobil terbang. Ia juga mendirikan startup bernama Kitty Hawk dan mempekerjakan 30 orang secara langsung.

Foto dok. Liputan6.com

Dan belum lama ini, ia merekrut eksekutif engineering Twitter, Alex Roetter, yang juga merupakan seorang pilot yang menghabiskan beberapa tahun bekerja di sistem deteksi pesawat untuk wind farm (ladang angin).

(Jek/Ysl)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya