Remake Film Jomblo Sempat Diprotes, Ini Sikap Hanung Bramantyo

Film Jomblo yang pernah hits di tahun 2006 akan dibuat rebooth atau remake-nya dengan tajuk sama.

oleh Zulfa Ayu Sundari diperbarui 30 Mar 2017, 06:00 WIB
Para pemain Jomblo Coming Very Soon berpose bersama, Jakarta, Kamis (16/3). Untuk versi terbaru, visi seorang Hanung tentang film Jomblo lebih dikedepankan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Film Jomblo yang pernah hits di tahun 2006 akan dibuat rebooth atau remake-nya dengan tajuk sama. Namanya saja rebooth, maka jalan ceritanya pun benar-benar berbeda. Masih dengan sentuhan tangan Hanung Bramantyo, Jomblo versi ini akan dikemas lebih kekinian.

Sayangnya, tak semua pihak menyambut baik proyek ini. Salah satunya adalah penggemar fanatik Jomblo. Apalagi setelah mereka tahu para pemainnya diubah total. Tak ada lagi sosok Ringgo Agus Rahman, Christian Sugiono, Dennis Adhiswara atau Rizki Hanggono.

Hanung Bramantyo (Liputan6.com/Panji Diksana)

Yang ditampilkan dalam Jomblo versi daur ulang ini adalah Ge Pamungkas, Richard Kyle, Arie Kriting dan Deva Mahendra. Masing-masing akan berperan sebagai Agus, Doni, Bimo dan Oliv.

"Yang kemarin itu disambut banyak orang-orang fanatik. Bahkan sampai sekarang banyak yang belum move on, misalkan peran Agus digantikan oleh Ge Pamungkas, gitu-gitu lah," tutur Hanung Bramantyo di lokasi syuting film Jomblo, di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Film Jomblo

Hanung Bramantyo menyikapi ini dengan santai. Baginya fanatisme penonton dalam sebuah film adalah hal yang biasa. "Jangankan di film, orang yang enggak move on banyak. Oleh karena itu, saya sama Adhit (penulis skenario) yang mengawali untuk move on," imbuhnya.

Karenanya, film Jomblo versi baru ini akan mengangkat ide cerita yang lebih baik, "Jomblo yang di sini tidak menunjukkan keterhinaan, justru malah ngasih tahu kalau lo jomblo tetap keren. Sepi memang, tapi tetap happy. Bukannya sepi terus nelongso, enggak ada pacar, enggak ada yang SMS. Jadi mudah-mudahan ini bisa diterima," Hanung Bramantyo mengakhiri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya