VIDEO: Polisi Ungkap Hasil Autopsi Penganiayaan Balita di Bogor

Ada jejak penganiayaan di sekujur badan bocah itu, seperti lebam di wajah, luka di dagu, luka bekas sundutan api rokok, dan kakinya melepuh.

oleh Liputan6 diperbarui 07 Mar 2017, 08:26 WIB
Penganiayaan seperti lebam di wajah, luka di dagu, serta luka bekas sundutan api rokok. Kakinya juga melepuh.

Liputan6.com, Bogor - Di Kampung Nagrak, Desa Ciangsana, Gunung Putri Bogor, Dede dan suaminya, Joshie Jonathan Siahaan tinggal bersama anak kandung Dede, Kanja Isabel Putri. Di sini pulalah Kanja yang biasa dipanggil Caca meninggal dunia dengan jejak penganiayaan kekerasan di sekujur tubuh.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Selasa (7/3/2017), menurut tetangga sekitar, keluarga Dede dan Jonathan yang baru tiga pekan tinggal di Ciangsana sangat tertutup.

Senin pagi, Jonathan dibawa ke Mapolres Bogor di Cibinong dan ditetapkan sebagai tersangka penganiaya Caca. Sedangkan istrinya Dede hingga kini masih diperiksa sebagai saksi.

Caca, 4 tahun, meninggal dunia di rumah kontrakan orangtuanya Sabtu lalu. Di sekujur tubuhnya ditemukan jejak penganiayaan seperti lebam di wajah, luka di dagu, serta luka bekas sundutan api rokok. Kakinya juga melepuh.

Hasil autopsi menunjukkan, ada pembengkakan dan pendarahan pada otak kecil dan otak besar bocah malang itu.

Saksikan tayangan video hasil autopsi Penganiayaan Balita selengkapnya. 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya