Gerak IHSG Berpotensi Naik, Cermati 7 Saham Pilihan Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 5.360-5.402 pada Rabu pekan ini.

oleh Agustina Melani diperbarui 08 Feb 2017, 07:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Penguatan IHSG akan ditopang dari rilis data perdagangan ritel dan sentimen cadangan devisa pada Januari 2017 diharapkan jadi angin segar untuk laju IHSG.

Analis PT NH Korindo Securities Bima Setiaji menuturkan, IHSG berpeluang menguat bila dilihat secara teknikal. Dari sentimen internal ada rilis data perdagangan ritel Desember 2016 yang diperkirakan naik 10,4 persen secara year on year (YoY).

Selain itu, cadangan devisa Januari 2017 di kisaran US$ 116,9 miliar lebih tinggi dari Desember 2016, menurut Bima termasuk aman. "Kedua sentimen ini berpotensi memberikan sentimen positif untuk laju IHSG," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (8/2/2017).

Sedangkan dari eksternal yaitu rencana presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mematok pajak atas barang impor 20 persen untuk menekan perdagangan, sekalian membuat barang ekspor AS lebih bersaing. Ini dapat membuat dolar AS menguat. Kemudian, salah satu calon presiden Prancis Marine Le Pen berencana Prancis untuk keluar dari Uni Eropa juga menjadi sentimen negatif.

Ditambah bank sentral Eropa pun menolak tuduhan AS atas manipulasi pergerakan euro dan deregulasi perbankan AS dapat timbulkan krisis baru.

Bima memprediksi, IHSG bergerak di kisaran 5.360-5.402 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Sedangkan Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan, IHSG berpotensi tertekan. Pola pergerakan IHSG masih terkonsolidasi. Potensi penguatan IHSG pun belum terlihat membesar meski ada aliran dana investor asing yang masuk ke pasar saham.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.276-5.411," kata William.

Untuk rekomendasi saham, William memilih saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Sedangkan Bima memilih saham yang dapat dicermati pelaku pasar yaitu saham PT Ace Hardware Tbk (ACES), PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya