Merasa Tak Cukup Cantik, Emma Watson: Aku Bukan Cinderella

Emma Watson merasa dirinya tak terlalu cantik, hingga tak layak sebagai Cinderella.

oleh Desika Pemita diperbarui 18 Jan 2017, 19:48 WIB
Emma Watson (Pinterest)

Liputan6.com, Jakarta Emma Watson sukses memerankan Belle dalam Beauty and the Beast versi live action. Ada banyak pertimbangan mengenai keputusan Emma Watson menerima tawaran tersebut. Salah satunya, sosok Belle yang digambarkan sebagai wanita pemberani dan penemu.

Selain itu, diakui Emma Watson, sosok Belle persis seperti dirinya: kutu buku. Emma Watson memang pecinta buku, senang membaca buku yang dianggapnya sebagai jendela dunia. Belle dalam Beauty and the Beast pun juga terlihat beberapa kali membawa buku dalam petualangannya.

Emma Watson (Pinterest)

Rupanya sebelum menerima tawaran sebagai Belle, Emma Wtason sudah diincar sutradara untuk memerankan Cinderella pada 2015 silam. Namun Emma Watson menolanya, menyebut dirinya tak cukup cantik sebagai Cinderella.

"Aku sama sekali tidak tahu mereka akan membuat film Beauty and The Beast. Jadi, saat mereka menawarkan Cinderella kepadaku, aku menolaknya," sebut Emma Watson kepada majalah Total Film, diwartakan Dailymail, Rabu (18/1/2017).

"Aku merasa tidak cukup cantik. Lagipula, aku tidak cocok sebagai contoh yang baik sebagai Cinderella, wanita yang lembut," Emma Watson menambahkan sambil tertawa. Akhirnya, Cinderella diperankan oleh Lily James yang sukses menghidupkan sosok sang putri negeri dongeng ke dunia nyata.

Emma Watson (Vogue)

Namun saat ditawari peran Belle, Emma Watson langsung menyetujuinya. Emma Watson merasa karakter Belle memang sesuai dengan dirinya.

"Namun saat karakter Belle yang mereka tawarkan, aku langsung menerimanya. AKu sempat berpikir, `tak banyak yang diketahui tentang Belle, kecuali dia suka membaca.` Jadi, itu penghubungnya denganku," kata Emma Watson.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya