Pemerintah Biayai Korban Selamat Perampokan Rumah Dodi Triono

Ali pun mengaku terkejut dengan kondisi salah satu korban yakni Zanette Kalila Azaria (13) yang sudah mulai mengekspresikan kegembiraanya.

oleh Khairur Rasyid diperbarui 31 Des 2016, 20:07 WIB
Ketua Komisi Vlll Ali Taher Parasong, di RS Kartika, Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016). (Kairul Rasyid/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan menanggung semua biaya lima korban selamat perampokan dan pembunuhan sadis Pulomas di kediaman pengusaha properti Dodi Triono. Kepastian tersenbut disampaikan Ketua Komisi Vlll Ali Taher Parasong saat mengunjungi para korban di Rumah Sakit Kartika Sari, Pulomas, Jakarta Timur.

"Seluruh biaya pengobatan dan jaminan akan ditanggung oleh pemerintah, dalam hal ini Komisi VIII bekerja sama dengan Kementrian Sosial akan berkordinasi dalam masalah ini," kata dia, di RS Kartika, Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016).

Menurut Ali, lima korban selamat dari perampokan dan pembunuhan sadis Pulomas Zanette Kalila Azaria (13) serta empat asisten rumah tangga bernama Emi (41), Fitriani (23), Santi (22), dan Windy (23) tersebut, dalam kondisi yang baik. Kendati beigtu, mereka masih perlu menghilangkan trauma psikisnya.

"Seluruh korban dalam keadaan yang baik, mudah-mudahan tim dokter dapat menyembuhkan trauma psikisnya," ujar Ali Taher.

Ali pun mengaku terkejut dengan kondisi salah satu korban yakni Zanette Kalila Azaria (13) yang sudah mulai mengekspresikan kegembiraanya. "Saya kaget janet sudah mulai gembira. Ini tandanya dia sudah mulai pulih secara psikologi," ujar Ali Taher.

Di akhir kunjungannya Ali tak lupa memuji kinerja kepolisian yang berhasil meringkus tersangka perampokan dan pembunuhan sadis Pulomas.

"Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian bisa meringkus para penjahat. Saya dari komisi VIII yang membawahi kementerian sosial dan perlindungan anak serta mewakili masyarakat Indonesia mendukung agar masalah ini dapat ditangani secara cepat, ini merupakan kado akhir tahun yang memilukan," pungkas dia.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya