IHSG Lanjutkan Penguatan, Simak Saham Pilihan Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 5.174-5.288 pada Selasa pekan ini.

oleh Agustina Melani diperbarui 26 Jul 2016, 07:20 WIB
Laju IHSG

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Penguatan IHSG akan didukung laporan kinerja emiten dan aliran dana investor asing.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan IHSG bergerak cukup kuat dalam mempertahankan pola kenaikan dalam jangka pendek. Aliran dana investor asing yang masih terlihat walau cukup minim pada awal pekan menunjukkan kalau potensi kenaikan masih cukup besar untuk IHSG.

William menuturkan, rilis laporan kinerja emiten juga akan mewarnai pola gerak IHSG. "IHSG akan bergerak di kisaran support 5.174 dengan target resistance di level 5.288," ujar dia, Selasa (26/7/2016).

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko mengatakan, pihaknya melihat upaya aksi jual akibat volatilitas regional dan keadaan jenuh beli harian membuat koreksi namun tertahan lantaran masih ada akumulasi beli saham. Melihat hal itu, IHSG dapat memperkuat level support psikologis 5.200 untuk menopang kenaikan lebih lanjut nantinya.

"IHSG akan bergerak di kisaran support 5.200-5.150-5.080-4.980 dan resistance 5.300-5.370-5.420," kata dia.

Rekomendasi Saham

Yuganur memilih sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar pada Selasa pekan ini. Saham-saham itu antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Sedangkan William memilih saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Bank Mandiri Tbk untuk dicermati pelaku pasar. Secara teknikal ada pola perbaikan jangka pendek dan menengah di emiten saham berkapitalisasi besar ini sehingga membuatnya menarik untuk diakumulasi melihat harapan kinerja perseroan ke depan. Skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp 10.100-Rp 10.400.

Ia merekomendasikan masuk saham PT Bank Mandiri Tbk di level pertama Rp 9.825, level kedua Rp 9.725, dan cut loss point Rp 9.675. (Ahm/Ndw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya