Dermaga Pulau Berhala Ambruk, 100 Pengunjung Tercebur ke Laut

Menurut Sutopo, pengunjung yang jatuh ke laut selamat berkat menggunakan bantuan ban mobil.

oleh Shinta NM Sinaga diperbarui 08 Jul 2016, 23:28 WIB
Menurut Sutopo, pengunjung yang jatuh ke laut selamat berkat menggunakan bantuan ban mobil.

Liputan6.com, Jakarta - Jembatan atau dermaga di Kepulauan Berhala, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, roboh pada Kamis 7 Juli kemarin pukul 21.00 WIB.

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

"Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Lingga semua pengunjung yang tercebur ke laut, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa seperti yang diberitakan di media," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/7/2016).

Sutopo menjelaskan, pada saat air pasang besar dan gelombang besar, pengunjung Pulau Berhala yang baru datang berkumpul di atas dermaga.

"Banyaknya masyarakat yang berada di jembatan dan dorongan air pasang besar dan gelombang besar, akhirnya jembatan tidak mampu menahan beban," kata dia.

Dermaga roboh tersebut, kata Sutopo, sepanjang 12 meter atau empat blok sekitar 15-20 meter dari pantai. "Sekitar 100 pengunjung terjatuh ke laut."

"Sementara itu di ujung dermaga ada 200 orang menunggu gelombang reda, karena kapal penumpang tidak dapat merapat ke dermaga," sambung dia.

Menurut Sutopo, pengunjung yang jatuh ke laut selamat berkat menggunakan bantuan ban mobil. BPBD Kabupaten Lingga bersama Polri, TNI, Basarnas, dan relawan mengevakuasi para korban.

"Polri membantu evakuasi menyediakan dua kapal dari Satpol Air Polda Jambi dan Polres Tanjung Jabung Timur. BPBD Provinsi Jambi dan Basarnas Provinsi Jambi juga membantu penanganan. Pendataan masih dilakukan," pungkas Sutopo.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya