Golkar Butuh Ahok untuk Menangkan Pileg dan Pilpres 2019

Berdasarkan survei yang digelar dan penyerapan aspirasi menunjukkan keinginan agar Ahok kembali memimpin jadi gubernur.

oleh Silvanus Alvin diperbarui 25 Jun 2016, 10:15 WIB
Ketum Partai Golkar Setya Novanto (keempat kiri) membacakan sambutan jelang deklarasi dukungan di Jakarta, Jumat (24/6/2016). Partai Golkar mendukung Basuki T Purnama maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017-2022. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Golkar telah memberikan dukungan resmi pada Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ketua DPP Golkar Agun Gunanjar menjelaskan dukungan pada Ahok merupakan langkah partai untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2019.

"Kami tetapkan Ahok tepat untuk rakyat Jakarta, dan untuk bantu Golkar memasuki event selanjutnya, Pileg dan Pilpres (2019)," kata Agun, dalam diskusi 'Ahok Galau, Teman Risau', di Jakarta, Sabtu (25/6/2016).

"Kami lihat kondisi objektif Jakarta, dengan menjadikan Ahok sebagai magnet," tambah dia.

Agun menuturkan, jargon partai berlambang pohon beringin itu adalah Suara Rakyat, Suara Golkar. Berdasarkan survei yang digelar dan penyerapan aspirasi menunjukkan keinginan agar Ahok kembali memimpin jadi gubernur.

"Dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, tidak bisa lepas dari aspirasi sesungguhnya. Dari fakta, Ahok memang sudah fakta hasil elektabilitas dan survei menghendaki beliau. Nah Golkar menangkap itu," tutur Agun.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical menilai sebaiknya Ahok maju di kompetisi Pilgub DKI Jakarta 2017 menggunakan jalur partai, bukan jalur independen.

"Mudah-mudahan beliau lewat jalur partai tidak lewat jalur nonpartai. Kalau jalur independen partai buat apa? Kan tidak boleh dukungan ada dua," kata Ical, usai buka bersama di Rumah Wakil Ketua MPR Oesman Sapta di Jakarta, Jumat 24 Juni lalu.‎

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya