Unik, Celana Ini Bisa Mengisi Daya Baterai

Pihak militer AS sedang menguji celana yang dapat dipakai untuk mengisi daya baterai menggunakan energi dari gerakan pemakai celana.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 03 Jun 2016, 08:15 WIB
Pihak militer AS sedang menguji celana yang dapat dipakai untuk mengisi daya baterai menggunakan energi dari gerakan pemakai celana. (Sumber Bionic Power via Daily Mail)

Liputan6.com, Vancouver - Kehabisan daya baterai telepon ketika dalam perjalanan jauh kerap menganggu aktivitas. Tak jarang kita juga lupa membawa power bank.

Untuk mengantisipasi hal seperti, Marinir AS sedang menjajal celana baru yang dapat memberi daya ketika pemakainya sedang berjalan. Sistem bernama PowerWalk ini dirancang ringan dan dipasang di kaki untuk menyerap energi dari gerakan berjalan alamiah.

Dikutip dari Daily Mail Jumat (3/6/2016), para pengguna dapat menghasilkan daya sebesar 10 hingga 12 watt ketika mengenakan gawai itu setelah berjalan selama 1 jam. Daya sebesar itu bisa mengisi 4 baterai telepon pintar.

PowerWalk merupakan karya cipta perusahaan Bionic Power di Kanada. Gawai ini diciptakan untuk membantu mengurangi jumlah baterai yang harus dibawa oleh pasukan ketika sedang menjalankan misi. Perusahaan ini juga telah mengembangkan kerangka luar (exoskeleton) untuk keperluan militer.

"Seorang prajurit biasanya membawa baterai seberat 7 hingga 9 kg untuk misi selama 72 jam," demikian dikatakan Noel Soto, seorang insinyur sistem Angkatan Darat (AD) AS yang berdinas di Natick Soldier Research, Development and Engineering Center.

Pihak militer AS sedang menguji celana yang dapat dipakai untuk mengisi daya baterai menggunakan energi dari gerakan pemakai celana. (Sumber Bionic Power via Daily Mail)

"Jika seorang prajurit dapat menghasilkan daya menggunakan perangkat panen energi yang dapat dikenakan, maka kita bukan hanya mengurangi beban di punggungnya, tapi juga memperkecil ketergantungan kepada unit pencatu ulang, sehingga memungkinkan kami memperpanjang ataupun meningkatkan daya guna misi yang sedang dijalankan."

Sebuah kotak gigi (gearbox) meningkatkan kecepatan puntir dengkul untuk pembangkitan daya yang efisien, lalu sebuah generator mengubah daya mekanis ini menjadi daya listrik.

Kemudian, rangkaian 'pengubah daya teknologi tinggi' mengubah daya listrik untuk keperluan pengisian baterai jenis Li-ion ataupun NiMH.

Dibandingkan dengan baterai tradisional, PowerWalk menghasilkan jejak lingkungan yang lebih kecil, mengurangi kebutuhan membawa cadangan, dan mengurangi kesulitan logistik terkait dengan penggantian dan pengisian ulang daya baterai.

Selain menyediakan daya sambil berjalan, PowerWalk juga mengurangi kelelahan otot ketika sedang menuruni bukit, sehingga menurunkan risiko cedera dengkul.

"Organisasi militer seluruh dunia sedang mencari cara untuk mengurangi beban yang dibawa oleh para prajurit mereka," demikian dikatakan oleh Yad Garcha, sang CEO Bionic Power.

"Menggunakan salah satu perangkat PowerWalk kami mengurangi berat baterai sekaligus memberikan daya terus menerus di medan tempur untuk keperluan komunikasi, navigasi, dan optik."

"Sungguh suatu tawaran yang menarik bagi para pengambil keputusan bidang militer."

Bionic Power menerima kontrak senilai $1,25 juta atau setara dengan Rp 17 miliar dari Kementerian Pertahanan AS untuk memasok Power Walk di bawah payung Joint Infantry Company Prototype (JIC-P) Program.

Pihak militer AS sedang menguji celana yang dapat dipakai untuk mengisi daya baterai menggunakan energi dari gerakan pemakai celana. (Sumber Bionic Power via Daily Mail)

Uji bersama perangkat berdasarkan kontrak terkini itu akan dilakukan bersama Korps Marinir dan AD, mulai dari awal hingga pertengahan 2017.

"Uji lapangan memegang peranan penting untuk menentukan program unit kecil di masa depan, baik untuk Korps Marinir maupun AD," kata Eric South, pimpinan teknis Naval Surface Warfare Center Dahlgren Division (NSWCDD) untuk JIC-P tersebut.

"Kami memerlukan data dan umpan balik secara langsung dari latihan-latihan dasar supaya bisa mengembangkan teknologi dan sistem yang akan menjadikan pasukan mandiri, yaitu ketika mereka menghasilkan dan mengatur sebanyak mereka menggunakan daya."

Uji lapangan ini juga memainkan peranan penting guna membantu Bionic Power mempersiapkan produksi besar-besaran.

"Bahkan pengguna militer punya persyaratan yang berbeda-beda untuk Power Walk, mulai dari spesifikasi teknis untuk baterai, konektor, hingga tampilan penyamaran pada bantalan alatnya," ujar Garcha.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya