Sail Selat Karimata Gunakan Pelabuhan Mengambang dari Cimahi

Pemerintah akan membangun 4 pelabuhan mengambang atau floating port untuk meramaikan Sail Selat Karimata 2016.

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 26 Mei 2016, 15:36 WIB
Konservasi Kelautan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan membangun 4 pelabuhan mengambang atau floating port untuk meramaikan Sail Selat Karimata 2016. Empat pelabuhan tersebut akan berada di 4 provinsi dalam acara itu yakni di ‎Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Provinsi Jambi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan, 4 provinsi tersebut akan menggunakan pelabuhan mengambang produksi Cimahi, Jawa Barat.

"‎Kami bikin ada floating port di 4 provinsi supaya lebih banyak cruise yacht turis yang datang. Sejak izin mudah, proses disederhanakan akan ribuan yang berencana mau datang kapal yacht," dia dalam rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait Pelaksanaan Sail Selat Karimata 2016, di Gedung BPPT Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Berkaca pada acara balap sepeda Tour de Flores, dia mengatakan, acara Sail Selat Karimata 2016 juga mesti menguntungkan masyarakat setempat. Dia mengatakan, dengan acara Tour de Flores maka diiringi pembangunan infrastruktur di wilayah itu.

"‎Saya berikan contoh kita mengadakan Tour de Flores kompetisi sepeda internasional 23 negara. Manfaat jelas kita harus rapikan bikin mulus jalan Flores 606 km melewati 8 kabupaten," tambah dia.

Dia berharap, kesuksesan Tour de Flores juga merambah keempat provinsi tuan rumah acara Sail Selat Karimata 2016. Pihaknya menginstruksikan supaya terjadi pembangunan di empat provinsi tersebut.

"‎Mudah-mudahan jadi awal kebangkitan Flores, kali ini kami ingin bangun infrastruktur yang diperlukan di lokasi. Tadi kami minta Deputi koordinasi menyangkut jalan, supaya ada air bersih, jalan nasional rusak harus diperbaiki," tutup dia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya