Selain Depresi, Britney Spears Sempat Kecanduan Narkoba

Fakta mengejutkan, Britney Spears mengakui dirinya pernah kecanduan obat-obatan terlarang.

oleh Desika Pemita diperbarui 03 Mei 2016, 14:40 WIB
Fakta mengejutkan, Britney Spears mengakui dirinya pernah kecanduan obat-obatan terlarang.

Liputan6.com, Los Angeles - Britney Spears, penyanyi pop yang mendapatkan sebutan Princess of Pop itu berusaha mengais keberuntungannya di dunia hiburan. Di akhir tahun 1990-an hingga  awal 2000, Britney Spears menjadi idola remaja di dunia.

Namun tahun 2006, Britney Spears mulai menunjukkan gejala depresi. Bahkan, ada fakta mengejutkan terungkap, Britney Spears juga pernah kecanduan obat-obatan terlarang.

Britney Spears (Pop Sugar)

"Hidup Britney Spears sangat hancur saat itu. Selain menghadapi perceraian dan perebutan hak asuh anak, Britney Spears juga mengalami masalah dengan keluarganya. Bahkan, Britney Spears sempat mengalami kecanduan obat-obatan terlarang," ujar sebuah sumber, diwartakan RadarOnline, Selasa (3/5/2016).

Semua itu terungkap dari mulut mantan manajer Britney Spears, Sam Lutfi. Pelantun lagu "Baby One More Time" itu harus menghadapi gugatan dari Sam Lutfi, setelah memutuskan kontrak secara sepihak.

Namun keluarga Britney Spears menyebutkan, Sam Lutfi yang membuat sang artis kecanduan. Sejak Britney Spears bergaul dengan Sam Lutfi pada 2007, dia mulai menunjukkan perilaku aneh itu.

Britney Spears (Billboard)

Sam Lutfi melayangkan gugatan kepada Britney Spears menuntut beberapa hal. Di antaranya, mantan kekasih Justin Timberlake itu disebut-sebut berhutang sejumlah uang. Selain itu, ayah Britney Spears, James, telah memukulnya.

Saat ini, Britney Spears tengah berhadapan dengan Sam Lutfi, pria yang pernah menjadi kawannya itu. Kasus gugatan Sam Lutfi pun masih berlangsung di pengadilan setempat.(De/Rtn)

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya