Teleskop Hubble Temukan Bulan di Planet 'Saudara' Pluto

Teleskop Hubble temukan satelit alami, yaitu bulan, yang mengorbit pada planet 'saudara' Pluto' bernama Makemake.

oleh Citra Dewi diperbarui 28 Apr 2016, 14:02 WIB
Bulan bernama MK2 (ditunjuk tanda panah) yang mengorbit di Planet Makemake (NASA)

Liputan6.com, Houston - Mantan planet di tata surya kita, Pluto, dikenal memiliki beberapa 'saudara' yang sama-sama dikelompokkan menjadi dwarf planet atau planet kerdil/katai.

Salah satu planet katai tersebut bernama Makemake yang ditemukan pada 2005. Benda angkasa luar itu menjadi salah satu penyebab yang membuat Pluto dikeluarkan dari daftar planet di tata surya kita.

Tak ingin kalah dengan saudaranya, yakni Pluto, Makemake yang memiliki diameter tak lebih dari 1.400 kilometer baru-baru ini diketahui memiliki bulannya sendiri.

Bulan tersebut ditemukan oleh peneliti di Hubble Space Telescope. Mereka mengatakan, planet tersebut memiliki bulan dengan orbit berjarak sekitar 21.000 kilometer.

Bulan baru yang diberi nama S/2015 (136472) 1" atau biasa disebut MK2, ditemukan pada April oleh ilmuwan yang menemukan Eris dan Makemake 10 tahun lalu.

Dikutip dari Washington Post, Kamis (28/4/2016), pencarian itu cukup sulit karena kilauan Makemake yang cukup terang, mengingat planet tersebut bersinar paling terang kedua setelah Pluto.

Walaupun usia teleskop Hubble terbilang cukup tua, yakni 26 tahun bulan April 2016, alat canggih yang diluncurkan ke angkasa luar itu masih mampu untuk menangkap keberadaan MK2 di tengah silaunya Makemake.

Teleskop Hubble. (foto: NASA)

Bulan MK2 diyakini memiliki diameter 160 kilometer dan berwarna hitam seperti batu bara. Warna tersebut diduga disebabkan rendahnya gravitasi untuk memiliki permukaan es yang terang.

Hal tersebut juga dialami oleh banyak komet dan benda yang berada di Kuiper Belt atau Sabuk Kuiper.

Sabuk Kuiper yang berada di dekat orbit Neptunus (Foto: NASA).

Penemuan MK2 mendukung makin meyakinkan hubungan Pluto dan planet kerdil lainnya dan makin pantas untuk bergabung dengan mereka.

Kehadiran MK2 juga memberikan informasi lebih banyak untuk para astronom sebagai bahan tambahan dalam mempelajari Makemake.

Dengan mengamati MK2 sebagai orbit Makemake, akan memberi informasi untuk para ilmuwan mengenai hubungan gravitasi antara kedua obyek yang memudahkan menghitung massa planet.

Pluto Dari Lensa Long Range Reconnaissance Imager . (NASA)

"Penemuan bulan ini telah memberi kami kesempatan untuk mempelajari Makemake dengan detail lebih dari yang kita mampu tanpa pendamping (MK2)," ujar astronom di Southwest Research Institute, Boulder di Colorado, Alex Parker.

Menurut keterangan Parker, sebelumnya, para astronom baru dapat memperkirakan massa Pluto setelah mengidentifikasi bulan milikinya, Charon, pada 1970-an. Mantan planet tersebut ternyata lebih kecil dari yang ilmuwan duga. 

"Itu jenis pengukuran transformatif yang dapat dilakukan satelit (bulan)," tambah Parker.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya