Perlukah Menghapus Mantan dari Media Sosial Setelah Putus?

Salah satu cara tercepat untuk move on secara sehat adalah menghapus si mantan dari lingkaran pertemanan media sosial Anda.

oleh Unoviana Kartika Setia diperbarui 12 Apr 2016, 16:00 WIB
Salah satu cara tercepat untuk move on secara sehat adalah menghapus si mantan dari lingkaran pertemanan media sosial Anda.

Liputan6.com, Jakarta Patah hati setelah putus cinta memang wajar terjadi. Hari-hari sedih tanpa si dia mungkin dialami setelahnya. Namun, pada suatu titik setiap orang harus memutuskan untuk terus berjalan alias move on.

Dilansir dari Metro, Selasa (12/4/2015), ternyata salah satu cara tercepat untuk move on secara sehat adalah menghapus si mantan dari lingkaran pertemanan media sosial Anda. Ia harus dihapus atau diblokir dari akun media sosial Anda.

Hal itu tak hanya sebuah saran untuk sebuah hubungan, tetapi terbukti secara ilmiah. Sebuah penelitian tahun 2012 dari Brunel University Inggris membuktikan bahwa pertemanan dengan mantan di media sosial berpotensi merusak kesehatan mental Anda.

Peneliti menemukan, paparan konstan dengan mantan pasangan dapat mempersulit Anda untuk move on. Alhasil, hal itu bisa saja akan membuat Anda gagal move on.

unfriend

Apalagi, sifat dasar manusia adalah ingin tahu. Melihat-melihat akun sang mantan atau yang dikenal dengan istilah stalking dapat memicu stres akibat putus. Kegiatan itu juga dapat memicu perasaan negatif, hasrat seksual, keinginan untuk kembali kepada mantan, dan pertumbuhan pribadi yang terhambat.

Dari segala kerugiaan itu, lantas apakah Anda masih ingin berteman dengan mantan di media sosial? Mungkin tombol unfriend atau unfollow lebih tepat baginya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya