Rayakan Imlek 2016, Solo Pecahkan Rekor MURI Kaligrafi China

Menyambut Imlek 2016, Kota Solo memecahkan rekor MURI untuk melukis seni kaligrafi China yang dikenal dengan nama Sufa

oleh Fajar Abrori diperbarui 07 Feb 2016, 19:57 WIB
Menyambut Imlek 2016, Kota Solo memecahkan rekor MURI untuk melukis seni kaligrafi China yang dikenal dengan nama Sufa

Liputan6.com, Jakarta Aksi melukis seni kaligrafi China atau dikenal dengan nama Sufa di Kota Solo memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kegiatan yang digelar di Solo Paragon Mall itu melibatkan ratusan peserta dengan rekor menulis sufa terpanjang, yakni 500 meter.

Ratusan peserta terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, serta masyarakat umum. Mereka secara serentak menulis kaligrafi di atas kertas. Rata-rata peserta menulis pepatah China, kata mutiara, dan peribahasa.

Manajer MURI, Sri Widayati, mengungkapkan pihaknya memberikan sertifikat pemecahan rekor MURI untuk kategori penulisan kaligrafi China terpanjang. Rekor bernomor 7313.

"Rekor di Solo ini memecahkan rekor sebelumnya yang pernah dipegang di Bandung saat Festival Citilink tahun 2013. Dengan catatan rekor menulis Sufa 271 meter, " jelas Sri Widayati di Solo Paragon Mall, Minggu (7/2/2016).

Salah satu peserta pemecahan rekor MURI, Kezia (8) mengaku tidak sulit menulis kaligrafi China. Pasalnya Sebab di sekolahnya terbiasa menulis menggunakan Bahasa Mandarin. "Tadi saya nulis Gong Xi Fa Cai," ujar Kezia, siswa kelas 3 SD Bina Widya Solo.

Ketua Panitia Imlek Bersama Solo 2016, Sumartono Hadinoto, menjelaskan pemecahan rekor ini menjadi bagian dari acara Tahun Baru Imlek di Solo.

"Yang mendaftar ada 360 peserta. Terus tadi ada yang mendaftar langsung ada 100 orang. Jadi total 460 peserta yang terlibat," ujarnya. (Reza Kuncoro)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya