Pabrik Runtuh di Pakistan, 18 Pekerja Tewas Terkubur Puing

Sekitar 150 orang dikhawatirkan terperangkap di bawah reruntuhan bangunan itu.

oleh Tanti Yulianingsih diperbarui 05 Nov 2015, 09:14 WIB
Sekitar 150 orang dikhawatirkan terperangkap di bawah reruntuhan bangunan itu.

Liputan6.com, Lahore - Sebuah pabrik ambruk di dekat kota Pakistan timur, Lahore. Insiden itu menambah sejumlah bencana industri di negara Asia Selatan.

"Setidaknya 18 orang tewas dan 150 orang terjebak pada Rabu 4 November 2015 waktu setempat," kata para pejabat seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/11/2015).

"Pekerja penyelamat menggali reruntuhan untuk mencari korban dengan peralatan konstruksi, dan ditemukan 75 orang dalam kondisi terluka sejauh ini," jelas seorang pejabat pemerintah lokal senior yang berada di tempat kejadian, Mohammad Usman.

"18 jenazah juga telah ditemukan," imbuhnya.

Menurut pekerja penyelamat Kashif Nazir di lokasi kejadian, sekitar 150 orang dikhawatirkan terperangkap di bawah reruntuhan bangunan itu.

Seluruh bagian bangunan 4 lantai itu rata dengan tanah setelah ambruk. Kendati demikian, ratusan petugas penyelamat harus berhati-hati melalui tumpukan puing-puing beton dan batu bata untuk menemukan korban selamat.

"Orang-orang menerima panggilan telepon dari 3 atau 4 orang dari dalam reruntuhan bangunan pabrik, sehingga kami tidak dapat menginjak puing-puing sembarangan," tutur Usman.

Tim militer setempat dilaporkan tengah terbang ke lokasi pabrik ambruk, untuk membantu pencarian dan penyelamatan.

"Tim teknis Angkatan Darat sudah dikerahkan untuk operasi penyelamatan itu," ungkap pihak militer melalui pesan singkat.

Sejauh ini belum diketahui pasti apa penyebab ambruknya pabrik yang memproduksi tas belanja di sekitar 20 km (12 mil) selatan kota Pakistan. 

"Anakku adalah seorang buruh upah harian di pabrik itu. Kami tak bisa menemukannya di antara korban tewas atau terluka, jadi aku berharap ia bisa keluar dengan selamat," kata Mohammad Ramzan yang kehilangan anaknya, Amin hilang.

Sektor konstruksi Pakistan dilaporkan memiliki kondisi mengkhawatirkan terhadap pembangunan. Para pengembang sering kedapatan tak menaati standar keamanan yang sudah ditetapkan.

Sebelumnya pada bulan September 2012, 289 orang tewas terbakar dalam kebakaran di sebuah pabrik garmen di kota selatan Karachi. Pada hari yang sama, kebakaran di sebuah pabrik sepatu di Lahore terjadi. 25 orang tewas dalam insiden tersebut. (Tnt/Rie)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya