Menteri Jonan Janji Genjot Investasi Pelabuhan Sabang

Pelabuhan Sabang dinilai memiliki potensi besar dan merupakan pelabuhan alami sehingga mendukung operasional.

oleh Windy Phagta diperbarui 09 Okt 2015, 12:07 WIB
Menhub Ignasius Jonan (kanan) saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Komisi V membahas anggaran kementerian dan lembaga mitra kerja Komisi V tahun 2016. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Banda Aceh - Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan menyatakan akan membantu untuk mendatangkan investasi bidang kepelabuhan di Kota Sabang, khususnya dengan fasilitas yang dimiliki Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Sabang (BPKS) seperti CT 1 dan CT 3.

Jonan menyampaikan hal itu untuk menjawab permintaan Deputi Umum BPKS, Chandra Hasan dan Deputi Tekbang BPKS Fajri Sulaiman, saat meminta dukungan untuk mengundang investor agar mau berinvestasi ke Sabang dengan fasilitas yang telah dimiliki oleh BPKS.

"Potensi pelabuhan mestinya besar tinggal diusahakan saja secara bisnis, nanti saya bantu," ucap Jonan saat melakukan kunjungan ke Container Teminal (CT) 3, seperti ditulis Jumat (9/10/2015).

Menurut Jonan, Pelabuhan Sabang ini memiliki potensi besar dan merupakan pelabuhan alam alami. Karena secara operasional tidak banyak yang harus dikeluarkan, seperti Pelabuhan Sabang tidak memiliki sedimentasi atau pendangkalan sehingga tidak memerlukan kapal keruk.

Menyahuti hal tersebut, Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal mengatakan, dengan fasilitas yang dimiliki oleh BPKS menyatakan kesiapannya untuk menampung investor di Sabang.

"Dari segi fasilitas pelabuhan, kita siap menerima investor di Sabang," ujar Irwan yang turut didamping oleh Kepala Kepelabuhanan Zulkarnain.

Irwan menjelaskan, fasilitas pelabuhan untuk CT 1 memiliki dua dermaga yakni dermaga I memiliki panjang 170 meter dan lebar 41 meter dengan kedalaman 15 meter. Untuk dermaga II panjang 32 meter dan lebar 9,5 meter dengan kedalaman yang sama yakni 15 meter.

"Fasilitas pendukung lainnya di CT 1 yakni lapangan penumpukan dengan luas 10.850 meter dan gudang dengan luas 3.150 meter," kata Irwan.

Ia menambahkan, untuk fasilitas di CT 3 memiliki panjang dermaga yakni 423 meter dan lebar 70 meter dengan kedalaman 23 meter. Juga memiliki lapangan penumpukan yang lebih besar dari CT 1."Dukungan alat-alat kerja, BPKS memiliki Reack Stacer Container (25 ton), Forklip (5 dan 7 ton) dan Crain kapasitas 50 ton," tutur Irwan.

Dengan fasilitas yang telah dimiliki, BPKS berharap kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dapat segera merealisasikan agar tumbuhnya sebuah investasi di bidang kepelabuhanan, sebagaimana yang diharapkan masyarakat Sabang. (Windy P/Ahm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya