Taufik Gerindra: Kalau Saya Maju Pilkada 2017, Ahok Kalah

Partai Gerindra belum menentukan sosok yang tepat untuk diusung maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 08 Sep 2015, 17:57 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Demokrat M Taufik.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, partainya belum menentukan sosok yang tepat untuk diusung maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Meski, nama Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra Sandiaga Uno sudah muncul di permukaan.

Taufik mengatakan, saat ini DPD Partai Gerindra sedang membentuk tim untuk menyaring nama-nama yang akan disampaikan ke DPP untuk dipertimbangkan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Tak menutup kemungkinan namanya juga bakal diusung.

Bila terpilih nanti, dirinya ingin Walikota Bandung yang diusung Partai Gerindra dan PKS Ridwan Kamil bisa mendampinginya. Tentu tetap dengan mengantongi dukungan dari PKS.

"Ya, pastikan partai-partai lain minta. Untuk namanya ya PKS yang menentukan. Kalau saya terpilih, bisa saja nanti muncul nama Ridwan Kamil (jadi wakilnya)," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu di kantornya, Selasa (8/9/2015).

Namun dia belum mau membeberkan soal peluang dirinya maju sebagai cagub DKI Jakarta 2017.

"Yang pasti Gerindra punya calon pasti. Sandiaga Uno, Sekjen Muzani, ada Sanusi, Ridwan Kamil, Muhammad Taufik semua asli kader. Sandiaga Uno Wakil Ketua Dewan Pembina sudah lama ini kader cuma enggak tahu. Ridwan kamil kita yang majuin," tutur Taufik.

Menurut Taufik, belum ada pembicaraan resmi soal sosok yang bakal diusung Gerindra. Semua masih sebatas informasi informal. Namun dia optimistis mampu mengalahkan Gubernur DKI Jakarta Ahok yang juga mantan politisi partainya di Pilkada DKI Jakarta.

"Belum ini kan baru nama-nama muncul aja, belum ada pembahasan resmi. Gerindra kan enggak bisa sendiri musti koalisi dengan partai lain. Pokoknya kalau gua maju, Ahok kalah," pungkas Taufik. (Ndy/Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya