Sebelum Kemoterapi, Ibu Ini Minta Rambutnya Dimohawk Warna Pink

Menderita kanker untuk kedua kalinya, membuat Jan Kelleher (62) memutuskan untuk mengubah gaya rambutnya.

oleh Fitri Syarifah diperbarui 03 Jul 2015, 22:00 WIB
Foto: Ilustrasi

Liputan6.com, South Carolina Menderita kanker untuk kedua kalinya, membuat Jan Kelleher (62) memutuskan untuk mengubah gaya rambutnya. Dengan potongan mohawk dan warna pink, ibu ini menikmati rambutnya sebelum kemoterapi.

Kelleher didiagnosis dengan karsinoma lobular invasif, jenis kanker payudara ganas yang dapat menyebar ke organ lain. Penyakitnya ini membuat dia harus melakukan prosedur mastektomi ganda.

Hot hawk: Jan Kelleher, 62, decided to get a hot pink mohawk before chemotherapy makes her hair fall out


Anaknya, Sarah Kelleher mengatakan, ibunya meminta untuk dipotong rambutnya sebelum rontok akibat kemoterapi. 'Ibu orang yang senang berpetualang. Dia pernah menaiki balon udara, scuba diving dan berlayar.

Pengalaman kemoterapi juga membuat Kelleher menulis sebuah buku tentang kanker berjudul Big C, Little Ta Ta: Kicking Breast Cancer's Butt in 7 Humorous Stories.

"Sebelum kehilangan rambutnya pada 2001, dia memotong rambutnya dan menutupinya dengan manik-manik. Setelah itu potongan rambutnya diberikan kepada teman-temannya sebagai kenang-kenangan, kata Sara, seperti dikutip Dailymail, Jumat (3/7/2015).

Menurut Sarah, ibunya hanya mencari cara untuk bersenang-senang dalam situasi yang buruk. Yang menarik, orang-orang justru merespon hal positif mengenai ibunya.

"Reaksi orang-orang sangat positif. Mereka mendukung apa yang dilakukan ibu saya," ungkapnya.

Wiggin' out: Sarah (right) said Jan (left) isn't worried about losing her hair; last time, one of the 'fun parts' was freaking people out by taking off her wig
 

 

Baca juga

Kaos yang Memudahkan Pasien Kanker Jalani Kemoterapi

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya