Jelang Ultah Jakarta, Ahok Nyekar ke Makam Ibu Angkat

Misribu adalah wanita yang mengurusnya selama menempuh pendidikan di Jakarta.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 16 Jun 2015, 13:48 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Liputan6.com/Andi Muttya Ketteng)

Liputan6.com, Jakarta - Jelang perayaan HUT DKI Jakarta ke-488 pada 22 Juni 2015, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berziarah ke sejumlah makam pahlawan dan para pemimpin Ibu Kota terdahulu. Pagi tadi, pria yang akrab disapa Ahok itu menyekar ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Usai menabur bunga ke sejumlah makam, Ahok bertolak ke Taman Pemakaman Umum Karet Bivak.

Ahok langsung berziarah ke pahlawan, Mohammad Husni Thamrin, setiba di kompleks makam tersebut. Pada kesempatan itu, dia juga menyekar ke makam ibu angkatnya yang bernama Misribu Andi Baso Amier.

Menurut dia, hal ini untuk meneruskan silahturahmi kepada ibu angkat yang telah mengurusinya selama hidup di Ibu Kota.

"Ya diterusin sampai anak-anak, diterusin sampai sekarang, sampai meninggal yah silaturahmi enggak boleh putus, orang saudara akhirat," ujar Ahok di TPU Karet Bivak, Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Ibu angkat Ahok merupakan seorang wanita asal Bugis. Misribu adalah wanita yang mengurusnya selama menempuh pendidikan di Jakarta.
 
Peran Misribu begitu besar pada kehidupan Ahok. Saking besarnya, Ahok rela meninggalkan beberapa pekerjaannya untuk mengantar sang ibu angkat ke peristirahatan terakhir pada 16 Oktober 2014.

Kedekatan Ahok dengan Misribu yang memeluk agama Islam berawal dari sang ayah, Indra Basuki. Saat itu, Indra akrab dengan suami Misribu.
 
"Bapak saya waktu muda itu dekat sama Pak Andi Baso Amir," ungkap Ahok. (Bob/Mut)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya