Ini 4 Risiko Jika Memiliki Tubuh Pendek

Untuk urusan kesehatan, bisa dikatakan orang tinggi lebih juara ketimbang orang pendek.

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 12 Mei 2015, 16:00 WIB
Untuk urusan kesehatan, bisa dikatakan orang tinggi lebih juara ketimbang orang pendek.

Liputan6.com,London - Bersyukurlah bagi siapa saja yang menginginkan tubuh tinggi bak seorang model atau atlet profesional. Sebab, orang pendek lebih berisiko mengidap penyakit berbahaya ketimbang orang bertubuh tinggi.

Memang, jika dibanding orang pendek, orang tinggi memiliki ruang gerak yang relatif lebih sempit. Namun, untuk urusan kesehatan, bisa dikatakan orang tinggi lebih juara ketimbang orang pendek.

Baca juga : Awas, Orang Pendek Berisiko Kena Penyakit Jantung

Berikut keuntungan memiliki tubuh tinggi dibanding tubuh pendek, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (13/5/2015)

1. Orang pendek berisiko demensia

Bukti kuat telah dipaparkan para peneliti ke dalam British Journal of Psychiatry pada November 2014.

Setelah menganalisa sejumlah data dari 18 studi yang ada, mereka menemukan pria dengan tinggi hanya 5 kaki 6 inci (167 cm) 36 persen lebih tinggi berisiko alami demensia ketimbang pria dengan tinggi 5 kaki 10 inci (177 cm).

"Kebanyakan orang berpikir bahwa demensia sebagai penyakit usia tua, tapi sejumlah faktor risiko juga terjadi di sepanjang perjalanan hidup Anda," kata Dr Tom Russ, penulis utama sekaligus dosen psikologi senior di University of Edinburgh.

2. Orang pendek berisiko alami penyakit jantung

Peneliti dari University of Leicester menyebut, orang pendek lebih rentan terkena penyakit jantung. Individu dengan tinggi hanya 153 cm memiliki risiko 32 persen lebih besar daripada mereka yang memiliki tinggi 167 cm.

Setelah melihat 180 varian genetik yang biasa digunakan untuk mengontrol ketinggian, ditemukan orang pendek pun rentan terhadap kolesterol tinggi, kadar lemak di atas rata-rata, dan risiko penyakit jantung secara menyeluruh.

3. Orang pendek selalu dipandang rendah

Beberapa penelitian menunjukkan orang yang lebih tinggi memiliki hidup lebih bahagia. Sedangkan orang pendek, hidupnya selalu tertekan karena kerap dipandang rendah dan menjadi bahan ledekan orang lain.

Dalam satu penelitian yang dilakukan di Swedia pada 2005, ditemukan kasus bunuh diri dua kali lebih besar dialami pria lebih pendek dari pada mereka yang memiliki tinggi ideal.

4. Orang pendek berisiko tuli

Satu penelitian yang dilakukan di Swedia pada 2003 dan telah dipublikasikan ke dalam British Medical Journal menunjukkan, orang pendek memiliki masalah terhadap pendengaran.

Baca juga : 4 Keuntungan Punya Suami Pendek

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya