Tradisi Unik Menyusuri Sungai di Labuhanbatu saat Libur Lebaran

Pengunjung yang datang juga bisa mengikuti beragam aktivitas perlombaan, seperti renang, menangkap itik dan dayung.

oleh Liputan6 diperbarui 05 Agu 2014, 08:11 WIB
Sepekan pasca Lebaran kawasan wisata sungai Kualuh di Labuhanbatu, Sumatera Utara ramai dikunjungi warga.

Liputan6.com, Labuhanbatu Utara - Berwisata air dengan menyusuri Sungai Kualuh hingga ke tepi pantai merupakan tradisi masyarakat Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara selama sepekan libur lebaran. Tradisi tersebut telah berlangsung sejak puluhan tahun silam.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Selasa (5/8/2014), para pengunjung yang datang ke Sungai Kualuh bukan hanya masyarakat Labuhanbatu Utara, tetapi juga warga dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Beragam aktivitas wisata air menjadi daya tarik tersendiri di lokasi ini. Pengunjung dapat mengikuti berbagai perlombaan ketangkasan. Seperti lomba renang, lomba tangkap itik di aliran sungai, hingga lomba dayung sampan.

Untuk menikmati keindahan alam di sepanjang Sungai Kualuh, pengunjung hanya diminta membayar Rp 5 ribu per orang. Dengan harga yang sangat terjangkau itu, pengunjung juga bisa menyusuri sungai menggunakan sampan hingga ke tepi Pantai Tanah Merah yang berpasir putih.

Pemerintah daerah setempat dan pihak pengelola juga memberdayakan masyarakat untuk menyediakan beragam sarana transportasi air sebagai penunjang ekonomi warga. Tradisi ini juga diharapkan akan menjadi kalander wisata bagi Kabupaten Labuhanbatu Utara. (Rmn)

Baca juga:

Puncak Libur Lebaran, 36 Ribu Pengunjung Padati Malioboro

Beringin Alun-alun Yogya Terbakar, Dipercayai Pertanda Buruk?

Wisata Arung Jeram Jadi Pilihan Liburan Pemudik di Magelang

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya